Advertisement
Dua Orang Ini Bayar PSK Menggunakan Uang Palsu
Ilustrasi uang palsu (Freepik)
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG—Pelaku pengedar uang palsu (upal) ditangkap di di Sentiong, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Pelaku menggunakan upal tersebut untuk membayar pekerja seks komersil (PSK).
Kapolsek Balaraja AKP Badri Hasan di Tangerang, mengatakan awal kasus itu terungkap atas laporan masyarakat terkait dengan peredaran uang palsu pecahan Rp50.000 di Pasar Sentiong, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (2/1/2024).
Advertisement
"Kemudian kami melakukan pengecekan ke TKP, lalu dilanjutkan dengan penyelidikan dan pengembangan. Akhirnya dua tersangka berinisial S dan M berhasil diamankan," jelasnya.
Ia mengungkapkan atas pengakuan kedua pelaku, uang palsu yang mereka miliki itu hanya digunakan untuk membayar seorang PSK yang ada di Pasar Sentiong.
Baca Juga
Hati-Hati! Uang Palsu Kini Ditawarkan secara Daring
Beli Camilan Pakai Uang Palsu di Berbah Sleman, Pria Ini Diringkus Polisi
Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kedua pelaku dan barang bukti, untuk mengungkap jaringan pengedar uang palsu tersebut sampai ke akar-akarnya.
"Supaya bisa terungkap dengan jelas siapa-siapa dalang dan pembuat uang palsu tersebut sehingga perkaranya lebih terang dan dapat diajukan ke meja persidangan," katanya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 36 ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati jika menerima uang kertas. "Pastikan dulu uang tersebut palsu atau bukan dengan cara melihat lebih jelas, diraba dan diterawang bagian dari uang tersebut agar tidak keliru dengan yang sesuai aslinya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Genjot Penurunan Kemiskinan di 2026, Begini Strateginya
- Garam Bukan Musuh Semua Orang, Ini Penjelasan Ahli Jantung
- Salah Segera Kembali Perkuat Liverpool Pekan Depan
- Bos Mossad ke AS, Konsultasi Soal Iran dan Potensi Serangan
- Strategi Gunungkidul Tekan Kemiskinan hingga 12 Persen Tahun Ini
- 6 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Tingkatkan Kesehatan Otak
- Strategi DIY Tekan Kemiskinan Lewat UMKM dan Bansos
Advertisement
Advertisement




