Advertisement

Prabowo-Gibran Merealisasikan Cita-Cita Ekonomi Biru dalam 17 Program, Ini Detailnya

Media Digital
Rabu, 13 Desember 2023 - 23:27 WIB
Maya Herawati
Prabowo-Gibran Merealisasikan Cita-Cita Ekonomi Biru dalam 17 Program, Ini Detailnya Pasangan Capres-Cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyapa tamu undangan sebelum debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Debat perdana tersebut mengangkat topik yang diangkat adalah masalah pemerintahan, hukum HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, serta peninngkatan layanan publik dan kerukunan warga. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/app - YU

Advertisement

JAKARTA—Konsep ekonomi biru menjadi highlight  tersendiri dalam salah satu visi misi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo-Gibran. Ekonomi biru yang bakal direalisasikan dalam 17 program menjadi relevan karena Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada.

Menurut anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Prabowo-Gibran, Dradjad Wibowo ekonomi biru bakal berfokus pada hilirisasi maritim.

Advertisement

"Di dalam 17 program, kami secara spesifik menyebut hilirisasi maritim yang diharapkan bakal meningkatkan nilai tambah sektor maritime secara signifikan yang juga menaikkan kesejahteraan nelayan dan penduduk pesisir,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (27/11/2023).

Dradjad menyebut bahwa ekonomi biru secara khusus akan digarap melalui sejumlah upaya. Seperti peningkatan produksi, hilirisasi, riset kelautan, penguatan tata kelola logistic dan pelabuhan, penyederhanaan, perizinan, serta meningkatkan akses keuangan di sektor kelautan dan maritim.

Ia menambahkan konsep ekonomi biru sebenarnya sudah dikembangkan sejak era pemerintahan Joko Widodo yang menargetkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Meningkatkan kontribusi sektor maritim terhadap PDB tidak mudah karena sektor lain kan tumbuh juga. Agar porsinya naik, berarti sektor maritim harus tumbuh lebih cepat dari sektor lain," kata dia.

Sedangkan menurut Penasihat Komite Independen Pemenangan (KIP) Prabowo-Gibran, konsep ekonomi biru diyakini dapat mengembalikan kedaultan maritime Indonesia. Di antaranya yang menjadi garis besar adalah pemberian infrastruktur serta layanan untuk peningkatan produktivitas petani ikan dan nelayan. “Selain itu juga ada peningkatan mutu produksi,” ujarnya Senin (11/12/2023).

Berikut ini rincian 17 program sebagai realisasi program ekonomi biru Prabowo-Gibran yang dikutip dari dokumen visi-misi yang berjudul Prabowo-Gibran 2024: Bersama Indonesia Maju:

1. Meningkatkan nilai tambah setiap potensi sumber daya pesisir seperti perikanan tangkap, budi daya udang, budidaya garam, budidaya rumput laut, dan budidaya lobster untuk sebesar- besarnya kemakmuran rakyat melalui proses industrialisasi yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan   produktivitas hasil perikanan dan kemaritiman melalui penyediaan infrastruktur pendukung, kelembagaan berbasis komunitas, peningkatan kompetensi dan kapabilitas, alat tangkap, dan sarana-prasarana lainnya.

3. Membangun armada perikanan untuk melayani laut dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dengan skema PPPP (Public Private People Partnership) sehingga nelayan bisa mendapatkan modal dan kapal yang lebih besar.

4. Membangun armada transportasi laut rakyat untuk melayani pulau- pulau terpencil dan terluar dengan harga terjangkau.

5. Pengembangan pelabuhan simpul transhipment sebagai tulang punggung pembangunan infrastruktur terhubung dengan simpul logistik di Kawasan Timur Indonesia yang dibangun untuk meningkatkan muatan balik.

6. Memperkuat kelembagaan dan regulasi pengelolaan pelabuhan dan logistik.

7. Mendorong aktivitas inovasi dan penelitian untuk mendukung teknik budidaya perikanan darat, pengadaan benih, teknologi pakan, pengadaan benih ikan, dan teknik pengendalian penyakit.

8. Meningkatkan akses keuangan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor perikanan dan kemaritiman.

9. Menyederhanakan perizinan agar lebih berpihak kepada nelayan.

10. Mempercepat penyelesaian perjanjian batas maritim Indonesia dengan 10 negara tetangga

11. Membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi maritim berbasis pulau-pulau kecil, pulau terluar, dan kawasan pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

12. Mengembalikan kedaulatan Indonesia sebagai poros maritim dengan meningkatkan jumlah dan kualitas sumber daya manusia yang bergerak dan menggeluti bidang tersebut.

13. Memastikan sarana dan prasarana tersedia bagi nelayan dan pembudi daya perikanan untuk memperbaiki produktivitas dan menjamin kualitas produk yang dihasilkan.

14. Mempercepat penyelesaian perjanjian batas maritim Indonesia dengan 10 negara tetangga dan tetap mengedepankan prinsip kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dalam skema good neighbour policy.

15. Mensinergikan pembangunan jaringan transportasi (darat, laut, dan udara) dan pengembangan kawasan strategis yang dilakukan secara terintegrasi dalam suatu konsep perencanaan serta pengelolaan yang terpadu.

16. Pembentukan kelembagaan integrator dari arus barang untuk mengoordinasi layanan transportasi multimoda dan distribusi logistik.

17. Melakukan pembangunan infrastruktur yang tepat guna untuk menopang industri berbasis pendekatan partisipatif. (***)

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Dari berbagai sumber

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement