LRT Jabodebek Dilengkapi Teknologi Penangkal Kecelakaan, Aman Meski Musim Hujan

 Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika Sabtu, 02 Desember 2023 12:27 WIB
LRT Jabodebek Dilengkapi Teknologi Penangkal Kecelakaan, Aman Meski Musim Hujan

Rangkaian kereta Light Rail Transit (LRT) terparkir di Depo LRT Jatimulya, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Harianjogja.com JAKARTA–Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim keamanan operasional LRT Jabodebek memasuki musim hujan di Indonesia.

Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djarot Tri Wardhono menjelaskan LRT Jabodebek tetap aman digunakan, meski memasuki musim hujan. Dia menuturkan keamanan ini didukung oleh teknologi yang digunakan pada moda transportasi ini.

Djarot menjelaskan, LRT Jabodebek menggunakan teknologi Grade of Automation (GoA) level 3 yang menjalankan seluruh operasional secara otomatis. Pada teknologi tersebut, LRT Jabodebek memiliki sensor-sensor yang dapat mendeteksi perubahan cuaca secara real time.

Setelah mendeteksi adanya perubahan cuaca, sistem tersebut kemudian akan langsung melakukan penyesuaian operasional LRT Jabodebek dengan kondisi yang ada.

“Responsnya [terhadap perubahan cuaca] juga real time. Mereka secara otomatis akan menyesuaikan operasional dan memastikan kereta berjalan dengan keamanan yang tinggi,” kata Djarot dalam Instagram Live “Apa Kabar LRT Jabodebek?” di akun @ditjenperkeretaapian dikutip Sabtu (2/12/2023).

BACA JUGA: Atap Stasiun LRT Jabodebek Ambrol, Begini Klarifikasi KAI

Selain dari sisi sarana, Djarot mengatakan Kemenhub juga telah melakukan pelatihan-pelatihan kepada SDM yang mendukung operasional LRT Jabodebek. Dia menjelaskan, SDM tersebut sudah melakukan simulasi untuk menghadapi beragam kondisi darurat, termasuk cuaca buruk, untuk memastikan keandalan operasional moda ini.

Dia menambahkan, LRT Jabodebek juga telah memiliki standar operasional prosedur atau SOP khusus yang akan diterapkan pada kondisi-kondisi tersebut.

“Dengan kombinasi SOP pekerja dan sistem GoA level 3 ini, kita harap tidak ada gangguan pada LRT Jabodebek di musim hujan ini,” kata Djarot.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, Grade of Automation (GoA) level 3 merupakan tingkat otomasi operasional dimana pengoperasian transportasi atau kereta tidak menggunakan masinis.

Namun, sistem ini masih mengharuskan adanya petugas atau Train Attendant di kereta untuk mengendalikan kereta dalam keadaan darurat.

Penggunaan GoA untuk LRT Jabodebek telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No KP 765/2017.

Salah satu kelebihan penggunaan sistem GoA level 3 adalah seluruh operasi kereta dilakukan secara otomatis sehingga mengurangi potensi kecelakaan akibat human error, meningkatkan akurasi jadwal kereta dan mengoptimalkan jadwal perjalanan.

Sumber: Bisnis.com

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online