Terlibat Kasus Haji Ilegal, 24 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi
Sebanyak 24 WNI masih menjalani proses hukum kasus haji ilegal di Arab Saudi. KJRI Jeddah memastikan pendampingan kekonsuleran terus diberikan.
Ilustrasi serangan udara./Times of Israel
Harianjogja.com, JAKARTA—Salah seorang pejabat pemerintahan Israel menyebut adanya kemungkinan menjatuhkan bom nuklir ke Gaza, Palestina.
Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan hal lain dan justru mendisiplinkan pejabat itu.
Dilansir dari Aljazeera, Menteri Warisan Israel Amichai Ben-Eliyahu sempat menyampaikan pernyataan kontroversial yang menimbulkan gelombang kritik keras, bahkan dari internal pemerintah Israel sendiri. Amichai Eliyahu, dalam wawancara dengan Radio Kol Berama pada Sabtu (4/11/2023), menyebut bahwa terdapat kemungkinan penggunaan bom nuklir untuk menyerang Gaza, Palestina. "[Menjatuhkan nuklir adalah] salah satu kemungkinan," ujar Eliyahu, dilansir dari Aljazeera, Minggu (5/11/2023).
Eliyahu yang merupakan seorang ultranasionalis dan anggota partai ekstrem kanan Israel, Otzma Yehudit, kerap menuduh bahwa tidak ada warga sipil Palestina yang tidak bersalah. Hal itu yang membuatnya meyakini untuk melakukan tindakan ekstrem dengan nuklir ke Gaza.
Namun demikian, pernyataan Eliyahu ternyata disangkal oleh pimpinan tertinggi negaranya, yakni Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Netanyahu menyebut bahwa pernyataan Eliyahu itu bukan merupakan sikap pemerintahan Israel. "Pernyataan itu tidak berdasarkan pada kenyataan," ujar Netanyahu.
BACA JUGA: Kampus Al-Azhar di Gaza Dirudal Israel, 15 Nyawa Melayang
Berdasarkan pemberitaan Reuters, Netanyahu mendisiplinkan anggota kabinetnya itu karena menyampaikan wacana penggunaan bom nuklir di Gaza.
Kantor Perdana Menteri Israel mengeluarkan pernyataan bahwa Eliyahu telah diskors dari rapat kabinet sampai pemberitahuan lebih lanjut. Netanyahu menolak berkomentar lebih lanjut soal pernyataan terkait bom nuklir itu.
Namun, Netanyahu menyebut bahwa apa yang dilakukan Israel sesuai dengan standar hukum internasional mengenai perang. "Israel dan IDF beroperasi sesuai dengan standar tertinggi hukum internasional untuk menghindari kerugian bagi orang yang tidak bersalah. Kami akan terus melakukannya sampai kemenangan kami," ujar Netanyahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 24 WNI masih menjalani proses hukum kasus haji ilegal di Arab Saudi. KJRI Jeddah memastikan pendampingan kekonsuleran terus diberikan.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.