Cuaca Ekstrem, 7 Jemaah Haji RI Wafat, Suhu Makkah Capai 43C
Cuaca ekstrem di Makkah capai 43°C, 7 jemaah haji Indonesia wafat dan ribuan lainnya menjalani perawatan.
Ilustrasi serangan udara./Times of Israel
Harianjogja.com, JAKARTA—Salah seorang pejabat pemerintahan Israel menyebut adanya kemungkinan menjatuhkan bom nuklir ke Gaza, Palestina.
Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan hal lain dan justru mendisiplinkan pejabat itu.
Dilansir dari Aljazeera, Menteri Warisan Israel Amichai Ben-Eliyahu sempat menyampaikan pernyataan kontroversial yang menimbulkan gelombang kritik keras, bahkan dari internal pemerintah Israel sendiri. Amichai Eliyahu, dalam wawancara dengan Radio Kol Berama pada Sabtu (4/11/2023), menyebut bahwa terdapat kemungkinan penggunaan bom nuklir untuk menyerang Gaza, Palestina. "[Menjatuhkan nuklir adalah] salah satu kemungkinan," ujar Eliyahu, dilansir dari Aljazeera, Minggu (5/11/2023).
Eliyahu yang merupakan seorang ultranasionalis dan anggota partai ekstrem kanan Israel, Otzma Yehudit, kerap menuduh bahwa tidak ada warga sipil Palestina yang tidak bersalah. Hal itu yang membuatnya meyakini untuk melakukan tindakan ekstrem dengan nuklir ke Gaza.
Namun demikian, pernyataan Eliyahu ternyata disangkal oleh pimpinan tertinggi negaranya, yakni Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Netanyahu menyebut bahwa pernyataan Eliyahu itu bukan merupakan sikap pemerintahan Israel. "Pernyataan itu tidak berdasarkan pada kenyataan," ujar Netanyahu.
BACA JUGA: Kampus Al-Azhar di Gaza Dirudal Israel, 15 Nyawa Melayang
Berdasarkan pemberitaan Reuters, Netanyahu mendisiplinkan anggota kabinetnya itu karena menyampaikan wacana penggunaan bom nuklir di Gaza.
Kantor Perdana Menteri Israel mengeluarkan pernyataan bahwa Eliyahu telah diskors dari rapat kabinet sampai pemberitahuan lebih lanjut. Netanyahu menolak berkomentar lebih lanjut soal pernyataan terkait bom nuklir itu.
Namun, Netanyahu menyebut bahwa apa yang dilakukan Israel sesuai dengan standar hukum internasional mengenai perang. "Israel dan IDF beroperasi sesuai dengan standar tertinggi hukum internasional untuk menghindari kerugian bagi orang yang tidak bersalah. Kami akan terus melakukannya sampai kemenangan kami," ujar Netanyahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.