Advertisement

Israel Singgung Rencana Jatuhkan Bom Nuklir di Gaza

Wibi Pangestu Pratama
Minggu, 05 November 2023 - 22:37 WIB
Arief Junianto
Israel Singgung Rencana Jatuhkan Bom Nuklir di Gaza Ilustrasi serangan udara. - Times of Israel

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Salah seorang pejabat pemerintahan Israel menyebut adanya kemungkinan menjatuhkan bom nuklir ke Gaza, Palestina.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan hal lain dan justru mendisiplinkan pejabat itu.

Advertisement

Dilansir dari Aljazeera, Menteri Warisan Israel Amichai Ben-Eliyahu sempat menyampaikan pernyataan kontroversial yang menimbulkan gelombang kritik keras, bahkan dari internal pemerintah Israel sendiri. Amichai Eliyahu, dalam wawancara dengan Radio Kol Berama pada Sabtu (4/11/2023), menyebut bahwa terdapat kemungkinan penggunaan bom nuklir untuk menyerang Gaza, Palestina. "[Menjatuhkan nuklir adalah] salah satu kemungkinan," ujar Eliyahu, dilansir dari Aljazeera, Minggu (5/11/2023).

Eliyahu yang merupakan seorang ultranasionalis dan anggota partai ekstrem kanan Israel, Otzma Yehudit, kerap menuduh bahwa tidak ada warga sipil Palestina yang tidak bersalah. Hal itu yang membuatnya meyakini untuk melakukan tindakan ekstrem dengan nuklir ke Gaza.

Namun demikian, pernyataan Eliyahu ternyata disangkal oleh pimpinan tertinggi negaranya, yakni Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Netanyahu menyebut bahwa pernyataan Eliyahu itu bukan merupakan sikap pemerintahan Israel. "Pernyataan itu tidak berdasarkan pada kenyataan," ujar Netanyahu.

BACA JUGA: Kampus Al-Azhar di Gaza Dirudal Israel, 15 Nyawa Melayang

Berdasarkan pemberitaan Reuters, Netanyahu mendisiplinkan anggota kabinetnya itu karena menyampaikan wacana penggunaan bom nuklir di Gaza.

Kantor Perdana Menteri Israel mengeluarkan pernyataan bahwa Eliyahu telah diskors dari rapat kabinet sampai pemberitahuan lebih lanjut. Netanyahu menolak berkomentar lebih lanjut soal pernyataan terkait bom nuklir itu.

Namun, Netanyahu menyebut bahwa apa yang dilakukan Israel sesuai dengan standar hukum internasional mengenai perang. "Israel dan IDF beroperasi sesuai dengan standar tertinggi hukum internasional untuk menghindari kerugian bagi orang yang tidak bersalah. Kami akan terus melakukannya sampai kemenangan kami," ujar Netanyahu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement