Advertisement
Nama Kereta Cepat Whoosh Berubah Lagi, Begini Penjelasan Jokowi
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat berada di Stasiun KCJB Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/9/2023). Bisnis - Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kepanjangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh sebagai 'Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat' pada peresmian Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta Timur, Senin (2/10/2023).
"WHOOSH ini diinspirasi dari suara yang melesat dari kereta berkecepatan tinggi ini dan singkatan dari waktu hemat operasi optimal sistem hebat," kata Jokowi.
Advertisement
Tentu ini menimbulkan pertanyaan karena kepanjangan dari Whoosh berbeda dengan kali pertama Whoosh diperkenalkan.
Pada 22 September 2023 lalu, Ketua tim panel penilai lomba Identitas Jenama Kereta Cepat Indonesia, Triawan Munaf mengungkapkan kepanjangan dari 'Whoosh' yang menjadi nama resmi kereta cepat Indonesia itu.
Nama 'Whoosh' singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal.
"Whoosh ini memiliki kepanjangan, Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal. Jadi sangat sesuai sekali," ungkap Triawan.
Tampak tak ada yang berubah, akan tetapi jika dicermati kepanjangan "H" menurut Triawan dan Jokowi berbeda. Jokowi menyebut "Hebat" sementara Triawan "Handal".
BACA JUGA: Kereta Cepat Jakarta Bandung "Whoosh" Diresmikan Jokowi Hari Ini
Memang dalam KBBI, kata "Handal" tidaklah baku, sebab yang baku adalah "Andal". Namun jika menggunakan diksi tersebut, tidak akan selaras dengan "Whoosh" yang berakhiran "H".
Juru Bicara Menhub, Adita Irawati, membenarkan perubahan kepanjangan H dalam nama Whoosh. Dia menyebut perubahan itu sebagai penyesuaian.
Ia mengatakan bahwa kepanjangan diubah setelah banyak mendapat kritik dari masyarakat soal kepanjangan Whoosh sebelumnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga merespons positif perubahan nama kereta cepat menjadi Kereta WHOOSH Indonesia.
Nama kereta cepat Indonesia ini dinilai lebih bagus dibandingkan dengan kereta cepat Jepang yang dinamakan Shinkansen.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
- Kabar Duka Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat
- Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
- Jerman Ragu Operasi AS Israel di Iran Bakal Berhasil
Advertisement
Gedung Baru DPRD DIY Tampil Megah, Usung Konsep Terbuka untuk Publik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- 2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Jember, 1 Tewas dan 1 Hilang
Advertisement
Advertisement





