Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memberikan apresiasi kepada operator dan pengawas SPBU 44.555.04 Kabupaten Sleman. Pemberian apresiasi dilaksanakan pada Selasa (19/9/2023) di SPBU yang berlokasi di Jalan Jogja Magelang. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memberikan apresiasi kepada operator dan pengawas SPBU 44.555.04 Kabupaten Sleman. Pemberian apresiasi dilaksanakan pada Selasa (19/9/2023) di SPBU yang berlokasi di Jalan Jogja Magelang.
Pasalnya, baik petugas maupun pengawas di SPBU ini dinilai memiliki kinerja baik dalam melaksanakan Program Subsidi Tepat BBM MyPertamina. Dengan demikian, penyaluran BBM bersubsidi di SPBU tersebut sesuai dengan program pemerintah.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR), Brasto Galih Nugroho mengatakan apresiasi diberikan oleh Pertamina atas kontribusi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Subsidi Tepat BBM MyPertamina.
“Atas kinerja yang baik ini, baik operator maupun pengawas SPBU 44.555.04 Kabupaten Sleman kami berikan apresiasi kepada tiga pekerja yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program Subsidi Tepat BBM di SPBU tersebut,” kata Brasto, Rabu (20/9/2023).
BACA JUGA: Berikut Penjelasan Pertamina Terkait Kenaikan Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2023
Diberitakan Harian Jogja sebelumnya, sejumlah orang menyerang, merusak dan menganiaya petugas di SPBU 44.555.04 Sleman pada Kamis (7/9/2023). Peristiwa tersebut diduga dipicu adanya pihak yang kecewa atas pelaporan transaksi pembelian Biosolar subsidi yang tidak wajar di SPBU tersebut.
Saat itu, sejumlah kendaraan roda empat yang digunakan untuk bertransaksi nomor polisinya diblokir secara sistem di microsite Subsidi Tepat MyPertamina. Setelah diblokir, kendaraan tersebut tidak dapat mengisi BBM di seluruh SPBU Pertamina karena sistem Subsidi Tepat MyPertamina telah terintegrasi secara nasional.
"Dugaan kami, petugas SPBU tersebut dipukul atau dianiaya karena oknum tidak lagi bisa menyalahgunakan Biosolar subsidi sehingga kami memberikan apresiasi karena SPBU tersebut telah berjasa dalam mendukung Program Subsidi Tepat MyPertamina," ujar Brasto.
Diketahui SPBU 44.555.04 Kabupaten Sleman tersebut termasuk yang rajin melaporkan adanya transaksi QR code Biosolar subsidi yang mencurigakan yang mengarah ke penyalahgunaan BBM subsidi. Setelah adanya pelaporan transaksi mencurigakan, maka PT Pertamina Patra Niaga memblokir QR Code.
Sales Area Manager (SAM) Retail Yogyakarta, Weddy Surya Windrawan mengatakan apresiasi diberikan untuk satu orang pengawas dan dua orang operator yang telah mendukung program Subsidi Tepat MyPertamina. Masing-masing mendapatkan piagam, uang santunan, serta bantuan kerohiman dari PT Pertamina Patra Niaga dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana).
Pengawas SPBU yang diberikan penghargaan yaitu Dwi Nurhidayanto. Sedangkan operator SPBU yang diberikan penghargaan adalah Rahmat Raharja dan Muhammad Ridwan Mustofa. “Kami berharap seluruh petugas SPBU di wilayah DIY mempertahankan kinerja baiknya dan meningkatkan pelayanan yang maksimal ke konsumen SPBU,” ujar Weddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Tim penilai pusat mengevaluasi pengelolaan sanitasi di TPST Donokerto dan Madurejo, Sleman, untuk menilai layanan, regulasi, dan keberlanjutan.
DEN menilai skema impor BBM, minyak mentah, dan LPG melalui BLU Lemigas berpeluang menekan harga, dengan syarat biaya dan risiko terkendali.
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang 136 km barat daya Gunungkidul pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Microsoft membuka program keluar sukarela bagi sekitar 60.000 karyawan di AS, Inggris, Kanada, dan India hingga 31 Desember 2026.
Pemkab Bantul menyiapkan satu KK berisi empat jiwa untuk transmigrasi ke Polewali Mandar, Sulbar. Sebanyak 25 KK masih masuk daftar tunggu.