Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun pada Semester I 2026
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.
Partai Hanura resmi mendukung bakal calon presiden PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo, usai menyambangi Kantor DPP PDIP di Jakarta, Senin (28/8/2023). Dari kiri ke kanan, bakal capres Ganjar Pranowo, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA—Para ketua umum (ketum) partai politik (parpol) pendukung bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo akan mengikuti rapat di Kantor DPP PDI Perjuangan (PDIP), kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (4/9/2023) siang.
Rencananya, rapat ini akan diikuti langsung oleh Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, dan Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso).
"Rencananya rapat antar ketum parpol," ungkap Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek saat dihubungi, Senin (4/9/2023).
Dia mengatakan, rapat dijadwalkan akan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Awiek mengatakan, ini merupakan rapat rutin.
BACA JUGA: Koalisi Partai Politik Sangat Dinamis, Ganjar Pranowo Tetap Tenang
Menurutnya, para pimpinan parpol ini akan membahas perkembangan politik terkini. Tak hanya itu, Megawati, Hary Tanoe, Mardiono, dan Oso akan segera ambil langkah aktual untuk pemenangan Ganjar di Pilpres 2024.
"Agenda pemantapan pemenangan Ganjar dan juga update situasi politik terkini. Hal ini semakin mengkonkritkan langkah pemenangan Ganjar Pranowo," jelas Awiek.
Belakangan, situasi politik Tanah Air mulai berkembang dengan cepat. Akhir pekan lalu, deretan partai politik pendukung pencapresan Prabowo Subianto bertambah lagi.
BACA JUGA: Elektabilitas Unggul Berdasarkan Hasil Survei, Ganjar Pranowo: Itu Belum Final
Partai Garuda dan Partai Gelora resmi mengusung Prabowo sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024. Dua partai non-parlemen ini mengikuti jejak Gerindra, Golkar, PAN, dan PBB.
Sementara, pada Jumat (1/9/2023), Partai Demokrat menyatakan secara resmi keluar dari Koalisi Perubahan dan cabut dukungannya atas pencapresan Anies Baswedan. Pada hari yang sama, Gerindra dan PKB menyatakan tak lagi berkoalisi.
Sehari setelah, Sabtu (2/9/2023), Partai NasDem dan PKB resmi mengusung Anies- Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) untuk ajang Pilpres 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengingatkan peserta TKA SMA menerapkan 3M, mulai dari menguasai materi hingga menjaga mental dan mengatur waktu.
Bandara King Khalid di Riyadh kembali melayani sebagian penerbangan setelah ditutup dua pekan. Houthi kembali memperingatkan maskapai dan penumpang.
Febrie Adriansyah dan dua terdakwa lain menjalani sidang putusan sela dalam perkara dugaan pemerasan dan pencucian uang.
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.