Advertisement
Rudy Solo Ingin Masyarakat Tidak Gontok-gontokan saat Pemilu
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota SoloFX Hadi Rudyatmo tiba di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022) - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo berharap masyarakat tidak perlu sampai gontok-gontokan atau berseteru dengan saudara dan tetangga walaupun berbeda pilihan dalam Pemilu. Menurutnya, masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dalam menghadapi agenda pesta demokrasi Pemilu.
“Wong kita itu sudah berkali-kali pemilu, ya semakin ke sini semakin kondusif lah. Beda pilihan adalah hal yang biasa. Persaudaraan itu tetap sama. Kita sebagai bangsa Indonesia , sebagai warga Solo, selesai kompetisi ya sudah,” ujar Rudy, panggilan akrabnya, saat diwawancara wartawan, Jumat (25/8/2023)..
Advertisement
Rudy mencontohkan sportivitas yang ditunjukkan para olahragawan seperti ketika bermain bola voli atau bertinju. Usai pertarungan ketat, mereka tetap menunjukkan sportivitas dengan menyapa dan memberikan ucapan selamat ke pemenang.
“Seperti main voli, pemain tinju itu loh, bar jebret, jebret, jebret, terus rangkulan. Kalau sudah selesai ya uwis, kan begitu. Nek menang ora entuk umuk, kalah ora entuk ngamuk. Itu pesan-pesan selalu saya sampaikan ke kader,” tutur dia.
Baca juga: Pembeli di Pangkalan LPG 3 KG Ada yang PNS, Data Tidak Bisa Diinput
Artinya, Rudy selalu mengingatkan dan mengajak kader PDIP untuk berkompetisi secara baik dan menjaga persatuan kesatuan warga. Dengan beberapa kali Pemilu langsung yang sudah dilalui, menurut dia, mestinya masyarakat kian siap.
“Setiap tahun itu harus prestasi untuk menunjukkan situasi dan kondisi yang kondusif harus selalu meningkat. Jangan sampai rebutan kursi siji we direwangi gontok-gontokan, ora usah. Wong rakyat sekarang sudah cerdas kok,” sambung dia.
Menurut Rudy, masyarakat pasti sudah tahu partai politik (parpol) mana yang konsisten berjuang untuk kepentingan rakyat. Sehingga menurut dia masyarakat sudah tahu parpol mana yang akan dipilih dalam Pemilu 14 Februari 2024. “Siapa dan mana parpol yang berjuang untuk rakyat, lah itu pasti dipilih. Nek partaine gur setiap lima tahun dundum duit, lah itu jenenge ngajari rakyat dadi rakyat sing miskin mental. Kita kan mestinya beradu gagasan, adu program,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Saluran Limbah di Teras Malioboro Segera Diaudit Seusai Ledakan
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement





