Cegah Bencana, Eko Suwanto Dorong DIY Tetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri Reuni Akbar 77 Tahun Bosa Yogyakarta, Sabtu (5/8/2023). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Banyak kenangan indah yang dilalui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menempuh pendidikan di SMA Bopkri 1 (Bosa) Yogyakarta. Banyak kenangan terukir, dari numpang makan di rumah teman, nonton konser rock, sampai jahil kepada sejawatnya.
Rahasia Ganjar dibuka blak-blakan oleh teman sekelasnya Indra Darmawan, saat Reuni Akbar 77 Tahun Bosa Yogyakarta, Sabtu (5/8/2023). Ia menyebut, saat itu Ganjar jauh dari kata mapan.
Bagaimana tidak, menjadi perantauan di Kota Gudeg, Ganjar seringkali "ngampet luwe" (menahan lapar). Bahkan, beberapa kali ia sempat berhutang ke warung soto di dekat sekolahan yang terletak di Kecamatan Kotabaru itu.
BACA JUGA: Sesar Opak di Jogja Masih Aktif, Picu Gempa Magnitudo 8,7 hingga Tsunami 10 Meter
"Kemana-mana Ganjar itu bareng boncengan naik motor sama saya. Suatu ketika, dia tak mau saya antar ke kosnya di Kliteran. Maunya mampir ke rumah saya. Eh tak tahunya, pas diajak makan dia lahap. Jebul dekne urung madhang to (ternyata dia belum makan)," kenang Indra.
Meski mengalami hidup susah, namun Indra merasa Ganjar adalah sosok yang tak mau berbagi kesedihan. Bahkan menurutnya, Ganjar adalah sosok yang jahil.
Kejahilan Ganjar menurut Indra untuk menutupi "grantes" (kesedihan) yang dialaminya.
"Jahilnya itu biasanya godain teman, lempar-lempar lintingan kertas. Tapi yang digoda tidak marah. Kalau sama dia itu adanya have fun. Susahnya dia pendam sendiri, sukanya dibagi-bagi," tutur Indra karib Ganjar dari kelas satu SMA hingga kelas III Sosial 2 Bosa Jogja.
Kenangan lain diungkapkan Juna Rimawan. Karib Ganjar itu mengungkap, ia bersama Indra dan Ganjar seringkali nonton konser rock, di Stadion Kridosono.
Yang menarik, saat pergi Ganjar acapkali mengenakan jubah.
"Kami bertiga hobinya musik. Kalau nonton biasanya Elpamas atau Gong 2000. Lalu kemana-mana dia pakai jubah seperti kepunyaan Jenderal Sudirman," ucapnya.
Saat ada masalah, Juna menganggap Ganjar sebagai sosok penengah.
"Dulu kan nonton konser desak-desakan, lalu ada teman di sebelah saking senengnya, jaketnya diputar-putar sampai kena penonton lain. Sudah pelotot-pelototan itu, tapi Ganjar bilang saat itu, sudah kita yang salah, minta maaf saja. Ya akhirnya tidak jadi (ribut)," kenangnya.
Jiwa Kepemimpinan Terpupuk Sejak Dini
Hal lain yang menonjol dari Ganjar adalah kepemimpinan. Menurutnya, sifat kepemimpinan itu muncul sejak kelas satu SMA.
Hal itu diakui oleh sejawat Ganjar Jacky. Menurutnya setiap kali pemilihan ketua kelas, Ganjar selalu mencalonkan diri.
"Kalau pelajaran dia jago pas Pancasila (PMP-Pendidikan Moral Pancasila). Nah Kalau ada pemilihan ketua kelas dia maju. Nah dari situ saya kira jiwa kepemimpinannya. Selain itu dia setia kawan," tuturnya.
Jiwa kepemimpinan Ganjar pun menular pada pola komunikasinya. Meski berkekurangan materi saat itu, namun Ganjar selalu memberi tambahan semangat kepada kawan-kawannya.
"Selama menjadi ketua kelas itu dia pinter. Negosiasi dengan guru dan teman. Kadang kan ada teman yang semau guwe. Nah dia itu bisa nego (menjembatani komunikasi) teman dan guru. Dia bisa bawa diri," terang teman sekelas Ganjar, Veny.
Perlu diketahui, Reuni Akbar Bosa Yogyakarta itu diikuti lintas angkatan. Mulai dari tahun 1968 sampai 2022. Selain mengenang memori saat sekolah, acara itu juga dimeriahkan penampilan band, bazar UMKM, dan pentas seni.
Adapula ikrar alumni Bossa Yogyakarta, kerjasama Bosa dan Adelaide hingga pembagian bibit kopi. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
Grand Hotel De Djokja meraih penghargaan Best Indonesian Heritage Hotel dari Exquisite Media atas komitmennya melestarikan warisan sejarah berusia 115 tahun.
AS Roma menjamu Cagliari pada 28 Oktober 2026 pukul 02.45 WIB. Simak prediksi laga, kondisi tim, dan perkiraan susunan pemain.
Bima Ayman Modjo merilis single debut Rindu yang Lirih pada 23 Oktober 2026, dengan keterlibatan sang ayah, Duta Sheila on 7.
Anggota DPR RI dari DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih, Selasa pagi. Jenazah rencananya dimakamkan di Ponjong, Gunungkidul.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Syabilla Rizkia Putri Raharjo, atlet selam asal Jepara yang meninggal