Advertisement
Sejumlah Harga Pangan Mulai Cabai, Beras, hingga Daging Ayam Naik
Bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Yogyakarta. - Antara/Eka AR
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Mayoritas bahan pangan seperti cabai, beras, kedelai hingga ayam ras naik secara rata-rata di seluruh pasar Indonesia.
Dilansir Panel Harga Badan Pangan Nasional pada Selasa (27/6/2023) pukul 09.00 WIB, cabai merah keriting naik 8,69 persen dibanding pekan lalu jadi Rp41.420 per kilogram (kg), cabai rawit merah naik 3,02 persen jadi Rp43.030 per kg, daging sapi naik 1,22 persen jadi Rp136.950 per kg.
Advertisement
BACA JUGA: Pangan Salah Satu Penyebab Inflasi, Ini Upaya Disperindag DIY Stabilkan Harga
Kemudian beras premium naik 1,18 persen jadi Rp13.730 per kg, beras medium naik 0,59 persen jadi Rp11.920 per kg, kedelai impor naik 0,85 persen jadi Rp13.020 per kg, bawang merah naik 1,07 persen jadi Rp38.690 per kg. Lalu, daging ayam ras naik 1,88 persen jadi Rp38.950 per kg, telur ayam ras naik 2,24 persen jadi Rp31.240 per kg, gula konsumsi naik 0,62 persen jadi Rp14.620 per kg.
Selanjutnya minyak goreng kemasan sederhana naik 0,56 persen jadi Rp17.950 per kg, tepung terigu curah naik 0,45 persen jadi Rp11.130 per kg, minyak goreng curah turun 0,54 persen jadi Rp14.850 per liter, ikan kembung naik 2,69 persen jadi Rp40.150 per kg, ikan tongkol naik 3,51 persen jadi Rp36.530 per kg, ikan bandeng naik 2,03 persen jadi Rp35.110 per kg, garam naik 2,27 persen jadi Rp11.710 per kg, dan tepung terigu kemasan naik 0,88 persen jadi Rp13.830 per kg.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemukan harga komoditas pangan mengalami kenaikan jelang perayaan Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah.
BACA JUGA: Harga Telur Ayam Naik Tajam, Badan Pangan Nasional Sebut Alasannya
“Yang naik agak tinggi memang daging ayam. Biasanya di harga Rp30.000 hingga Rp32.000 ini sudah mencapai Rp50.000. Nanti akan saya cek, mungkin ada problem di supply-nya atau pasokannya,” katanya kepada wartawan usai meninjau harga komoditas di Pasar Palmerah, Senin (26/6/2023).
Jokowi tak menampik bahwa Iduladha menjadi salah satu alasan kenaikan harga pangan di masyarakat, meski begitu orang nomor satu di Indonesia itu menilai kenaikan harga saat ini terlampau tinggi.
“Ya mungkin juga [karena menjelang Iduladha], tetapi naiknya terlalu tinggi dari harga Rp30.000--Rp32.000 ke Rp50.000. Ya, biasa harga kalau ayam kan naik kan turun lagi. Nanti, akan saya cek di lapangan nanti,” pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 15 Maret
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- PSS Sleman Benahi Taktik dan Koordinasi Lini Saat Jeda Liga
- Pemkot Jogja Siapkan Wisata Sungai, Pengerukan Dimulai Usai Lebaran
- Arus Mudik Jalur Selatan Jateng Mulai Terlihat di Wangon Banyumas
- Iran Serang Target Israel dan AS, IRGC Luncurkan Drone dan Rudal
- DLHK DIY Siapkan Evakuasi 900 Ton Sampah Saat Lebaran 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
- Trump Ancam Serang Pulau Kharg Jika Selat Hormuz Diblokir Iran
Advertisement
Advertisement







