Advertisement
Airlangga Bocorkan Persiapan Pemerintah Capai Target Emisi Nol di 2060
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) di Kompleks Parlemen, Jumat (9/6/2023) - Bisnis / Annasa Rizki Kamalina
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah melakukan sejumlah persiapan dalam rangka mencapai target emisi nol bersih atau net zero emission pada 2060.
Dia menyampaikan, salah satu program yang mendukung komitmen tersebut adalah pengembangan hydropower di Kalimantan Utara yang berkapasitas 10.000 megawatt.
Advertisement
“Setiap gigawatt yang dihasilkan dari Kalimantan itu ditukar dengan pembangkit berbasis batu bara,” kata Airlangga dalam acara Indonesia Net Zero Summit 2023 di Djakarta Theater, Sabtu (24/6/2023).
Airlangga menyampaikan, komitmen dari Amerika Serikat dan Uni Eropa pada saat G20 di November 2022 senilai total US$600 miliar dalam mendukung net zero emission, di mana US$300 miliar dari Uni Eropa digunakan untuk ekonomi hijau.
Sementara, komitmen pendanaan transisi energi yang disampaikan pakta iklim yang tergabung dalam kemitraan Just Energy Transition Partnership atau JETP itu berjanji untuk menyediakan dana himpunan US$20 miliar dari publik dan swasta selama 3 hingga 5 tahun mendatang untuk pemerintah Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mengumumkan akan mencapai net zero emission maksimal pada 2060.
Airlangga sebelumnya menyebut, Indonesia telah mendeklarasikan target penurunan emisi, di mana dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) terbaru, Indonesia menaikkan target pengurangan emisi menjadi 31,89 persen di 2030 mendatang dengan target dukungan internasional sebesar 43,20 persen.
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah skema untuk mengurangi intensitas karbon dan memberi manfaat bagi setiap rumah tangga, termasuk di bidang carbon pricing dan carbon trading.
Bidang lain yang sedang gencar digalakkan pemerintah adalah penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). “Kita ingin memimpin dengan memberi contoh. Untuk itu, Indonesia terus mempromosikan ekosistem EV karena kebijakan ini diharapkan akan menjadi kunci revolusi masa depan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
Advertisement
6 Pelaku Pengeroyokan dan Pembakaran Motor Dibekuk di Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
Advertisement
Advertisement








