Advertisement
Kosovo Memanas, NATO Siapkan Pasukan Tambahan redam Konflik
Para personel Pasukan Kosovo (KFOR) dari Amerika Serikat, di bawah koordinasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), berjaga-jaga dekat kantor wali kota di Leposavic, Kosovo, Rabu (31/5/2023). ANTARA/REUTERS/Fatos Bytyci - tm
Advertisement
Harianjogja.com, OSLO—NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) siap mengerahkan lebih banyak pasukan ke Kosovo. Langkah tersebut dilakukan untuk meredam kekerasan di wilayah utara yang terpolarisasi etnik itu.
Kepala Aliansi NATO Jens Stoltenberg mengatakan 700 tentara tambahan gelombang pertama sedang berada dalam perjalanan menuju Kosovo. "NATO akan tetap waspada. Kami akan hadir di sana untuk memastikan lingkungan yang aman dan terlindungi, juga untuk meredam sekaligus mengurangi ketegangan," katanya kepada media di sela-sela pertemuan menteri luar negeri NATO di Oslo, Kamis (1/6/2023).
Advertisement
BACA JUGA: Rusia Kecam AS: Jangan Ceramahi Kami soal Nuklir, Munafik!
Kerusuhan di Kosovo utara memanas sejak wali kota etnik Albania menjabat di daerah mayoritas Serbia di wilayah tersebut setelah pemilu April diboikot oleh Serbia. NATO memutuskan untuk memperkuat misinya yang berjumlah 4.000 tentara di wilayah tersebut dengan menerjunkan 700 tentara tambahan.
Pengerahan itu dilakukan setelah 30 dari 52 anggota KFOR (pasukan penjagaan perdamaian internasional dan dipimpin oleh NATO di Kosovo) serta 50 pengunjuk rasa etnik Serbia terluka pada Senin (29/5/2023).
Stoltenberg menyebut kekerasan terhadap pasukan NATO "sama sekali tidak dapat diterima". Dia menambahkan bahwa para sekutu sedang mempersiapkan pasukan tambahan apabila NATO perlu mengirim bala bantuan ekstra ke wilayah tersebut.
"Pesan kami untuk Beograd dan juga Pristina adalah bahwa mereka dengan niat baik harus terlibat dalam dialog yang difasilitasi oleh Uni Eropa," katanya, mengacu pada masing-masing pemerintah Serbia dan pemerintah Kosovo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus DBD Gunungkidul Turun, 2025 Nihil Korban Jiwa
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sampo Dipakai ke Wajah Viral, Dokter: Tak Dianjurkan, Berbahaya
- Gonjang-ganjing Pasar Saham, Sejumlah Petinggi OJK Mundur
- Kericuhan Suporter Usai Persita vs Persija Berhasil Diredam
- Demonstrasi Besar Tolak Operasi ICE Guncang Minneapolis AS
- JPS Sleman 2025 Terserap Rp14,5 Miliar, Pendidikan Dominan
- Raffi Ahmad Sampaikan Salam Prabowo untuk Korban Longsor di Bandung
- Jokowi Siap Turun Gunung Perkuat Struktur PSI hingga RT RW
Advertisement
Advertisement



