Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas jamaah calon haji kelompok terbang 1 di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Rabu (24/5/2023). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Harianjogja.com, JAKARTA—Selama pelaksaan ibadah Haji, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diingatkan untuk responsif membantu jamaah calon haji yang kelelahan akibat cuaca panas di Arab Saudi. Pasalnya pada musim haji 1444 Hijriah suhu panas di Arab Suadi bisa mencapai 42 derajat Celcius.
"Kalau jamaah terlalu kepayahan karena suhu tinggi, petugas harus responsif. Kalau dibutuhkan payung siapkan payung, kalau dibutuhkan semprotan air, semprotkan air," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten di Tangerang, Rabu (24/5/2023)
Berdasarkan laporan dari Arab Saudi, pada siang hari suhu di Madinah bisa di atas 39 hingga 42 derajat Celcius, sedangkan malam hari suhu udara turun menjadi 30 sampai 35 derajat Celcius.
BACA JUGA: Dua Kantor Layanan Kesehatan Haji Disiapkan di Madinah dan Mekkah
Dari pantauan situs cuaca Arab Saudi, dalam satu minggu ke depan suhu di Tanah Suci pada siang hari diperkirakan bisa mencapai 42 derajat Celcius.
Mengingat cuaca panas tersebut, akan membuat jamaah calon haji Indonesia cepat lelah sehingga para petugas harus responsif membantu mereka agar tidak dehidrasi.
"Kita minta petugas untuk lebih memberikan pengawasan dan pelayanan," kata dia.
Di samping itu, Yaqut juga meminta para peserta haji agar selalu menjaga stamina dan fisik. Jamaah calon haji diimbau untuk sering membasahi anggota badan dengan air.
Sekretaris Petugas PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah Abdillah meminta jamaah mewaspadai cuaca panas di Arab Saudi dengan mempersiapkan diri membawa peralatan, seperti payung, kaca mata hitam, botol minum, dan obat-obatan.
BACA JUGA: Jadwal Pemberangkatan Jemaah Calon Haji 2023
"Jamaah harus waspada, paparan sinar Matahari terus-menerus akan membuat kulit terbakar dan terasa di kulit, serta dehidrasi," kata dia.
Meski tidak haus, kata dia, jamaah diingatkan untuk minum minimal seteguk setiap setengah jam dan sebaiknya membawa semprotan air untuk sesekali disemprotkan ke wajah.
Berbeda dengan Indonesia, udara di Arab Saudi, termasuk di Madinah, memiliki kelembapan rendah. Akibatnya, kulit dan bibir mudah kering. Bila dibiarkan, dapat menimbulkan gatal-gatal dan bibir pecah-pecah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.