180 Komunitas Motor di Jogja Ramaikan Road to MotoGP Mandalika 2026
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas jamaah calon haji kelompok terbang 1 di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Rabu (24/5/2023). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Harianjogja.com, JAKARTA—Selama pelaksaan ibadah Haji, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diingatkan untuk responsif membantu jamaah calon haji yang kelelahan akibat cuaca panas di Arab Saudi. Pasalnya pada musim haji 1444 Hijriah suhu panas di Arab Suadi bisa mencapai 42 derajat Celcius.
"Kalau jamaah terlalu kepayahan karena suhu tinggi, petugas harus responsif. Kalau dibutuhkan payung siapkan payung, kalau dibutuhkan semprotan air, semprotkan air," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten di Tangerang, Rabu (24/5/2023)
Berdasarkan laporan dari Arab Saudi, pada siang hari suhu di Madinah bisa di atas 39 hingga 42 derajat Celcius, sedangkan malam hari suhu udara turun menjadi 30 sampai 35 derajat Celcius.
BACA JUGA: Dua Kantor Layanan Kesehatan Haji Disiapkan di Madinah dan Mekkah
Dari pantauan situs cuaca Arab Saudi, dalam satu minggu ke depan suhu di Tanah Suci pada siang hari diperkirakan bisa mencapai 42 derajat Celcius.
Mengingat cuaca panas tersebut, akan membuat jamaah calon haji Indonesia cepat lelah sehingga para petugas harus responsif membantu mereka agar tidak dehidrasi.
"Kita minta petugas untuk lebih memberikan pengawasan dan pelayanan," kata dia.
Di samping itu, Yaqut juga meminta para peserta haji agar selalu menjaga stamina dan fisik. Jamaah calon haji diimbau untuk sering membasahi anggota badan dengan air.
Sekretaris Petugas PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah Abdillah meminta jamaah mewaspadai cuaca panas di Arab Saudi dengan mempersiapkan diri membawa peralatan, seperti payung, kaca mata hitam, botol minum, dan obat-obatan.
BACA JUGA: Jadwal Pemberangkatan Jemaah Calon Haji 2023
"Jamaah harus waspada, paparan sinar Matahari terus-menerus akan membuat kulit terbakar dan terasa di kulit, serta dehidrasi," kata dia.
Meski tidak haus, kata dia, jamaah diingatkan untuk minum minimal seteguk setiap setengah jam dan sebaiknya membawa semprotan air untuk sesekali disemprotkan ke wajah.
Berbeda dengan Indonesia, udara di Arab Saudi, termasuk di Madinah, memiliki kelembapan rendah. Akibatnya, kulit dan bibir mudah kering. Bila dibiarkan, dapat menimbulkan gatal-gatal dan bibir pecah-pecah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kemiskinan, pola asuh, hingga lingkungan. DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong peningkata
Kemenhub menegaskan Zero ODOL berlaku 1 Januari 2027 tanpa toleransi. Sistem WIM, Ferizy, dan ETLE HUB disiapkan untuk menertibkan truk.
Ketua Komisi D DPRD Sleman M. Arif Priyosusanto mengajak warga peduli terhadap keluarga dengan anak stunting dan meningkatkan pemahaman gizi.
DPRD Kota Jogja memperluas batas desil tiga program bantuan sosial untuk menjangkau warga yang membutuhkan tetapi belum terakomodasi.