Jaga Ketersediaan Bahan Pokok dan Kestabilan Harga Hingga 2024, Ini Strategi Kemendag

Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan Jum'at, 19 Mei 2023 06:47 WIB
Jaga Ketersediaan Bahan Pokok dan Kestabilan Harga Hingga 2024, Ini Strategi Kemendag

Pedagang sembako Pasar Bantul keluhkan penjualan dagangan yang sepi pada lebaran kedua di tengah pandemi, Selasa (11/5/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menerapkan kebijakan untuk menstabilkan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok dalam negeri. Kebijakan tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahun ke depan.

Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag Kasan mengatakan pemerintah berupaya melakukan beberapa strategi meliputi 3 hal. "Penguatan  logistik nasional, pemanfaatan  teknologi  digital, serta menjaga iklim persaingan usaha yang sehat dan perlindungan konsumen,” kata Kasan lewat siaran pers, dikutip Kamis (18/5/2023).

BACA JUGA: Kenaikan Harga Bahan Pokok di Jogja sekitar 5%, KPPU DIY: Masih Wajar

Pemerintah, sambungnya, terus memantau harga dan stok bahan pokok (bapok) secara rutin di  lapangan dengan memastikan distribusi di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) berjalan dengan baik.

Kemudian, melaksanakan manajemen importasi yang tepat waktu dan tepat jumlah agar tidak   mengganggu produksi di dalam negeri. “Selain itu, berkoordinasi terkait pengendalian inflasi, serta melaksanakan pasar murah selama Hari   Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ujarnya.

Sementara untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kasan mengatakan pemerintah akan terus mendorong kemitraan dengan  ritel   modern, lokapasar (marketplace), dan lembaga pembiayaan.

BACA JUGA: Update Harga Pangan di Gunungkidul: Cabai Anjlok!

Dia mengungkapkan sejumlah isu yang menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga kestabilan dan ketersediaan harga bapok di dalam negeri.

Di antaranya, ancaman   resesi  dan  stagflasi,   inflasi  serta  potensi krisis pangan dan energi, serta  meningkatnya pembatasan  perdagangan dan trade remedies di berbagai negara untuk menghadapi ancaman krisis.

Sumber: bisnis.com

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online