Chery dan BYD Kaji Potensi Kenaikan Harga Mobil di Indonesia
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul segera menuntaskan masalah infrastruktur jalan yang rusak maupun berlubang, setelah dalam dua tahun terakhir tidak melakukan pembangunan jalan akibat kebijakan pandemi Covid-19.
"Kami ingin segera menuntaskan masalah infrastruktur, saya mendapatkan laporan dan curhat dari masyarakat bahwa jalan kita banyak yang rusak, jalan kita banyak yang berlubang," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Selasa (16/5/2023).
BACA JUGA: Jalan di Bantul yang Rusak Masih Sepanjang 650 Kilometer
Bupati mengatakan, jalan di Bantul yang rusak maupun berlubang karena pemerintah kabupaten ini selama dua tahun tidak membangun jalan karena ada perintah dari pemerintah pusat agar melakukan refokusing anggaran infrastruktur, untuk penanganan pandemi Covid-19
"Ada perintah untuk refokusing, mengalihkan anggaran infrastruktur untuk penanggulangan Covid-19. Dan ini terjadi di seluruh Indonesia, sehingga 2023 dan 2024 ini kami ingin merapel pembangunan infrastruktur terutama jalan rusak karena dua tahun kita tidak membangun dan memelihara jalan," katanya.
Menurut dia, refokusing anggaran untuk penanggulangan Covid-19 saat itu memang penting dilakukan meskipun berdampak pada tidak ada pembangunan infrastruktur jalan, karena keselamatan dan kesehatan lebih utama.
"Kita tidak membangun dan memelihara jalan karena memang nyawa manusia harus diutamakan, menanggulangi Covid-19 harus diutamakan daripada mendapatkan jalan yang halus, itu sudah kaidah, nyawa harus diselamatkan dulu daripada kita membangun jalan," katanya.
Namun demikian, kata dia, dikarenakan saat ini pandemi Covid-19 sudah melandai dan kebijakan sudah kembali normal, anggaran infrastruktur pada 2023 dikembalikan untuk kegiatan pembangunan di antaranya jalan.
"Sekarang kan Covid-19 sudah selesai, kami kembalikan, bahkan kami jamak, sehingga Insya Allah sebentar lagi jalan-jalan yang rusak itu segera kami benahi," katanya.
Pada 2023 ini, kegiatan pembangunan dan perbaikan jalan di Bantul direncanakan sebanyak 51 ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten atau jalan kabupaten yang mengalami rusak ataupun berlubang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.