Jangan Tunggu Rusak, Ini 7 Tanda Laptop Perlu Diganti
Kenali 7 tanda laptop mulai ketinggalan teknologi, dari performa lambat, baterai boros hingga tak mendapat pembaruan keamanan. Kapan harus ganti?
Motor listrik ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dikabarkan sedang menyiapkan sepeda motor listrik dengan mesin 750 cc.
BACA JUGA: Daftar Harga Motor Listrik di Indonesia
Media otomotif asal Jepang Young Machine mengungkapkan jika Shinji Aoyama, Senior Managing Executive Officer Honda Motor Co tengah menggodok proposal tersebut agar benar-benar diproduksi. Bukan itu saja, Honda justru berupaya membuat motor listrik perfroma tinggi.
"Berbicara mengenai rencana Honda mengenai motor listrik bertenaga besar, Aoyama mengatakan bahwa Honda sudah mengembangkan motor listrik yang kemampuannya setara dengan moge 500 cc dan 750 cc. Kemungkinan motor listrik itu akan dikenalkan pada 2025," tulis media tersebur, Selasa (8/5/2023).
Sedangkan Auto Hindustan Times mengatakan, rencana Honda membuat motor listrik bertenaga besar merupakan suatu lompatan besar. Nantinya, Honda tidak akan sendirian dalam mengembangkan motor listrik berkekuatan besar. Pabrikan motor lain seperti KTM dan Pierer Mobility juga berencana melakukan hal yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali 7 tanda laptop mulai ketinggalan teknologi, dari performa lambat, baterai boros hingga tak mendapat pembaruan keamanan. Kapan harus ganti?
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe terhenti di perempat final US Open 2026 setelah kalah dari Ashlyn Krueger/Robin Montgomery.
Kondisi 5 gunung api status siaga hari ini, 9 September 2026, dari Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki, Merapi, Semeru hingga Sinabung.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.
Pakar UMY Rahmawati Husein mendukung optimalisasi PFB untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di Indonesia.
Operasional YIA kembali normal setelah erupsi Anak Krakatau sempat memicu penyesuaian hingga pembatalan penerbangan pada 6-7 September 2026.