Advertisement
Soal Jalan Rusak, Gubernur Lampung Justru Salahkan Pengusaha
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau kesiapan Pelabuhan Panjang dan Bakaeuheni, Rabu (4/5/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Usai disidak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berkilah penyebab kerusakan jalan di Lampung lantaran kendaraan yang berlalu lalang dengan muatan berlebih.
Ia menilai bahwa kendaraan over demension over load (ODOL) menjadi biang kerok penyebab utama kerusakan jalan seperti yang terjadi saat ini.
Advertisement
BACA JUGA: Pemerintah Ambil Alih Penanganan Jalan Rusak di Lampung
"Hanya satu yang saya minta karena sudah dibantu Presiden masyarakat sekitarnya pengusaha harus menyadari kemampuan tonase, jangan berlebihan," ujarnya usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau sejumlah ruas jalan rusak pada Jumat (5/5/2023).
Tak hanya itu, dia juga melanjutkan bahwa pemerintah daerah (pemda) akan segera melakukan penertiban dengan tonase yang berlebihan ini. Salah satunya, dengan berkoordinasi dengan Polda Lampung guna menindak kendaraan berat tersebut.
"Iya saya akan berkoordinasi dengan kepolisian Polda Lampung untuk menertibkan kendaraan yang melebihi tonase ini," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat berkelakar seusai menjajal secara langsung kondisi infrastruktur jalan yang mengalami rusak parah di Provinsi Lampung dalam kunjungan kerja (kunker) pada hari ini, Jumat (5/5/2023).
Dia pun melemparkan sindiran halus bahwa jalan daerah yang menjadi tanggung jawab Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tersebut sangat mulus saat dilewati.
“Jalannya mulus dan enak. Jadi ya dinikmati, sampai Pak Zulkifli Hasan tadi tidur dan saya juga tidur. Ya, karena mulus, sampai di mobil tidur bisa tidur,” katanya kepada wartawan sambil melempar senyum kecil di wajah.
Turut mendampingi Jokowi dalam peninjauan ini adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick (BUMN) Thohir, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.
Orang nomor satu itu pun juga menyinggung perihal tanggung jawab pemerintah provinsi (pemprov) Lampung yang dinilai abai dalam melihat kondisi infrastruktur pendukung yang ada. Padahal, menurutnya jalan sebagai infrastruktur telah memiliki aturan terkait dengan pihak yang perlu melakukan perbaikan dan peningkatan.
BACA JUGA: Ke Lampung, Jokowi Tinjau Pasar dan Sejumlah Jalan Rusak
“Ya begini, semangatnya adalah kami ingin memperbaiki jalan yang kami lihat baik jalan kabupaten, jalan provinsi, sehingga jalan Kota yang rusak parah. Dan masyarakat harus tahu ada tanggungjawab jalan Nasional itu di pemerntah pusat, jalan provinsi itu ada di gubernur, jalan Kabupten itu di bupati dan wali kota,” tuturnya kepada wartawan di Jalan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (5/5/2023).
Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo itu mengaku bahwa pemerintah pusat akan mengambil alih memperbaiki jalan-jalan di Lampung karena sudah meresahkan.
“Karena memang sudah lama, ya akan diambil alih [perbaikannya] oleh pemerintah pusat,” ujarnya disambut tepuk tangan dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi lengkap dengan senyum di wajah.
Tak hanya itu, Presiden Ke-7 RI itu juga menyampaikan akan mengucurkan anggaran kurang lebih Rp800 Miliar untuk memperbaiki 15 ruas jalan yang telah ditinjau oleh Pemerintah.
“Tahun ini pemerintah pusat khusus untuk Lampung akan mengucurkan anggaran kurang lebih Rp800 miliar untuk 15 ruas jalan termasuk ini. Akan dimulai pembangunannya, perbaikannya akan dimulai Juni karena harus lelang dulu,” katanya.
Oleh sebab itu, dia melanjutkan telah memberikan perintah kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk segera melakukan lelang yang dimaksudkan.
“Saya sudah perintahkan Pak Gubernur untuk segera lelang. Namun, juga nanti ada beberapa ruas yang menjadi tanggungjawab Pak Gubernur, ada yang tanggungjawab bapak/ibu bupati yang ada di sini. Jangan semuanya pemerintah pusat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
- Ada Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Ruasnya
- Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
Advertisement
Jadwal Imsakiyah, Salat Subuh dan Buka Puasa DIY Minggu 8 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Penjualan Tiket KA Lebaran Daop 6 Jogja Tembus 272 Ribu
- FAM Hormati Putusan CAS, Bayar Denda Rp7,6 Miliar
- Kasus Hibah Pariwisata Sleman, Tuntutan JPU Digelar pada 13 Maret
- Catat! Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Ada Layanan Saturday Night
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 7 Maret 2026
- BMKG: Hujan Sedang-Lebat Berpotensi Guyur Wilayah DIY 7-9 Maret 2026
- Jadwal SIM Keliling Sleman 7 Maret 2026, Ada Layanan Malam di SCH
Advertisement
Advertisement








