Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026 Capai Rp911 Miliar
Pemerintah siapkan diskon transportasi mudik Lebaran 2026 senilai Rp911 miliar untuk kereta api, pesawat, kapal laut, dan penyeberangan.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato pada puncak HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023)./Dok. PDIP
Harianjgoja.com, JAKARTA— PDI Perjuangan (PDIP) membela pernyataan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, terkait ibu-ibu pengajian yang belakangan menuai kontroversi.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, masyarakat harus melihat pernyataan Mega secara keseluruhan, jangan sepotong-sepotong. Menurutnya, Mega fokus ke masalah stunting bukan pengajiannya.
“Tentang pendidikan anak, tentang gizinya yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya melalui basis keluarga untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan. [Fokus ke] basisnya keluarga, bukan pada masalah pengajian,” ujar Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).
Dia mengatakan Mega menekankan pentingnya keterlibatan ibu-ibu dalam pendidikan anak terutama untuk mengatasi masalah stunting. Soal pengajian, lanjutnya, harus sebagai sempalan.
Hasto menegaskan, Mega tak melarang ibu-ibu ikut pengajian atau kegiatan lainnya. “Maka ibu mengatakan, ‘Saya pun ikut pengajian,’ sehingga hendaknya mereka melihat secara komprehensif terhadap apa yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri dan juga melihat dengan tema-temanya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Klitih Muncul di Klaten! 2 Mobil Dilempari Batu, 1 Orang Terluka
Dia menekankan, stunting akan jadi masalah besar di masa depan. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berupaya mengatasi itu namun masih ada 22 persen anak di Indonesia masih terkena stunting.
“Sehingga di situ ibu [Mega] mengatakan mohon maaf, beribu-ribu maaf. Ibu menyampaikan suatu potret bagaimana perhatian ibu-ibu terhadap stunting itu menjadi berkurang,” jelas Hasto.
Sebagai informasi, belakangan potongan video saat Mega memberikan pidato di Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana banyak dibicarakan di media sosial.
Saat itu Mega mengaku bingung mengapa banyak ibu-ibu yang sangat suka ikut pengajian saat ini. Bahkan dia mengaitkan fenomena itu dengan kenaikan angka stunting di Indonesia.
"Saya melihat ibu-ibu tuh ya maaf ya, sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf jangan lagi saya di-bully, kenapa toh senang banget ngikut pengajian ya? Iya lho maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu lho," ucap Mega dikutip dari siaran kanal YouTube BKKBN OFFICIAL, Kamis (16/2/2023).
Dia pun menganjurkan agar ibu-ibu fokus ke perkembangan anaknya. Meski begitu, Mega menggarisbawahi bahwa bukannya melarang ibu-ibu ikut kegiatan religi.
"Ini pengajian iki sampai kapan toh yo? Anake arep dikapake [anaknya mau diapakan]? He, iya dong. Boleh bukan enggak berarti? Boleh, saya pernah pengajian kok," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah siapkan diskon transportasi mudik Lebaran 2026 senilai Rp911 miliar untuk kereta api, pesawat, kapal laut, dan penyeberangan.
Agenda Jogja hari ini Minggu 7 Juni 2026 menghadirkan Festival Ketoprak, pameran seni, Pasar Kangen, Europe on Screen, hingga konser Pekan Gembira Ria.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Lepas buka showroom pertama di luar Jabodetabek di Jogja. Intip spesifikasi Lepas L8 PHEV dan harga OTR Rp590 jutaan.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas.
Kalender Jawa Minggu 7 Juni 2026 bertepatan dengan weton Minggu Kliwon dan neptu 13. Simak makna serta tafsirnya dalam tradisi budaya Jawa.