Advertisement
Bela Pernyataan Megawati Soal Ibu-ibu Pengajian, Begini Penjelasan PDIP
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato pada puncak HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023). - Dok. PDIP
Advertisement
Harianjgoja.com, JAKARTA— PDI Perjuangan (PDIP) membela pernyataan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, terkait ibu-ibu pengajian yang belakangan menuai kontroversi.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, masyarakat harus melihat pernyataan Mega secara keseluruhan, jangan sepotong-sepotong. Menurutnya, Mega fokus ke masalah stunting bukan pengajiannya.
Advertisement
“Tentang pendidikan anak, tentang gizinya yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya melalui basis keluarga untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan. [Fokus ke] basisnya keluarga, bukan pada masalah pengajian,” ujar Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).
Dia mengatakan Mega menekankan pentingnya keterlibatan ibu-ibu dalam pendidikan anak terutama untuk mengatasi masalah stunting. Soal pengajian, lanjutnya, harus sebagai sempalan.
Hasto menegaskan, Mega tak melarang ibu-ibu ikut pengajian atau kegiatan lainnya. “Maka ibu mengatakan, ‘Saya pun ikut pengajian,’ sehingga hendaknya mereka melihat secara komprehensif terhadap apa yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri dan juga melihat dengan tema-temanya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Klitih Muncul di Klaten! 2 Mobil Dilempari Batu, 1 Orang Terluka
Dia menekankan, stunting akan jadi masalah besar di masa depan. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berupaya mengatasi itu namun masih ada 22 persen anak di Indonesia masih terkena stunting.
“Sehingga di situ ibu [Mega] mengatakan mohon maaf, beribu-ribu maaf. Ibu menyampaikan suatu potret bagaimana perhatian ibu-ibu terhadap stunting itu menjadi berkurang,” jelas Hasto.
Pernyataan Megawati
Sebagai informasi, belakangan potongan video saat Mega memberikan pidato di Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana banyak dibicarakan di media sosial.
Saat itu Mega mengaku bingung mengapa banyak ibu-ibu yang sangat suka ikut pengajian saat ini. Bahkan dia mengaitkan fenomena itu dengan kenaikan angka stunting di Indonesia.
"Saya melihat ibu-ibu tuh ya maaf ya, sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf jangan lagi saya di-bully, kenapa toh senang banget ngikut pengajian ya? Iya lho maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu lho," ucap Mega dikutip dari siaran kanal YouTube BKKBN OFFICIAL, Kamis (16/2/2023).
Dia pun menganjurkan agar ibu-ibu fokus ke perkembangan anaknya. Meski begitu, Mega menggarisbawahi bahwa bukannya melarang ibu-ibu ikut kegiatan religi.
"Ini pengajian iki sampai kapan toh yo? Anake arep dikapake [anaknya mau diapakan]? He, iya dong. Boleh bukan enggak berarti? Boleh, saya pernah pengajian kok," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
- Penasihat Desak Trump Akhiri Konflik AS dengan Iran
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
Advertisement
Advertisement









