Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Tangkapan layar video yang diunggah di medsos terkait bentrok antara suporter dengan aparat keamanan pada laga PSIS kontra Persis Solo di Stadion Jatidiri. (Twitter @MafiaWasit)
Harianjogja.com, SEMARANG— Laga Derbi PSIS Semarang kontra Persis Solo berujung ricuh. Kerusuhan suporter terjadi di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (17/2/2023).
Ribuan suporter terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian yang menjaga pintu masuk stadion tempat berlangsungnya laga Derbi Jateng dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 antara PSIS Semarang dengan Persis Solo.
Keributan antara suporter dengan aparat kepolisian ini pun viral di media sosial setelah videonya dibagikan sejumlah akun. Salah satu akun yang membagikan video itu adalah @MafiaWasit sambil menuliskan kata-kata, “Jateng Gayeng!!.
Dalam video itu tampak ribuan suporter nekat berusaha untuk masuk ke stadion menyaksikan laga antara PSIS dengan Persis Solo. Namun, upaya mereka mendapat adangan aparat kepolisian yang mengenakan alat pelindung seperti tameng, helm dan tongkat.
Alhasil keributan pun tak dapat dihindari. Suporter dan aparat polisi pun terlibat saling dorong.
Sementara itu dalam video lain yang diunggah akun @majutak6entar, terlihat para suporter berlari meninggalkan stadion menyusul tembakan gas air mata yang diduga dilepaskan aparat keamanan.
Keributan yang terjadi di Stadion Jatidiri ini pun menuai komentar beragam dari netizen atau warganet. Banyak yang menyayangkan terjadinya kerusuhan itu karena sejak jauh hari pihak keamanan telah menyatakan laga antara PSIS Semarang dengan Persis Solo itu tidak boleh disaksikan penonton secara langsung di Stadion Jatidiri.
“Kan udah ada pemberitauan tanpa penonton, kok masih pada dateng?,” tulis akun @RevoNugroho.
“Padahal ya wis tertulis tanpa penonton, mesak e tim mu mengko keno dendo Soko pssi lo mbah ?,” tulis akun @Nicolau29802260.
“Geger kih,” imbuh akun @AD_Gemez.
Sebelumnya, aparat Polrestabes Semarang memang telah mengumumkan tidak memberikan izin laga Derbi Jateng dalam Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion Jatidiri itu digelar dengan disaksikan penonton. Panpel PSIS juga telah mengumumkan jika laga itu tidak diizinkan dengan kehadiran penonton. Bahkan, PSIS Semarang juga sudah menyiapkan refund atau pengembalian uang bagi suporter yang sudah lebih dulu membeli tiket.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.