Advertisement

Wow! 40% Investor Pasar Modal di Jogja Adalah Mahasiswa

Triyo Handoko
Senin, 23 Januari 2023 - 19:17 WIB
Bhekti Suryani
Wow! 40% Investor Pasar Modal di Jogja Adalah Mahasiswa Ilustrasi pasar modal. - Bisnis Indonesia/Dedi Gunawan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Data Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jogja mencatat ada 148.185 orang di DIY yang menjadi investor saham per Desember 2022. Jumlah tersebut meningkat 31,85% dibanding 2021 lalu dengan jumlah 112.393 orang.

BEI Perwakilan Jogja optimistis di akhir 2023 nanti setidaknya sudah ada 200.000 orang di DIY yang berinvestasi. Mayoritas investor di DIY yang menanamkan dananya ke pasar modal adalah mahasiswa, sebanyak 40% dari total investor yang ada.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Jenis investasi yang paling banyak diambil di DIY adalah saham, reksadana, dan obligasi. Kepala BEI Perwakilan Jogja Irfan Noor Riza menyebut meleknya kaum milenial pada literasi keuangan jadi sebab mahasiswa mendominasi kelompok investor di DIY.

“Kami juga terus bekerja sama dengan kampus agar sosialisasi dan edukasi investasi ini terus masif, salah satunya dengan program Galeri Investasi yang sudah ada 48, yang tersebar di 42 kampus dengan ada kampus yang punya tiga Galeri Investasi,” jelas Irfan Noor Riza, Senin (23/1/2023).

Selain kampus, BEI Perwakilan Jogja juga sudah membuat edukasi di kalangan SMA di Jogja. “Investasi ini jadi hal yang penting untuk menyejahterakan masyarakat makanya kami akan tingkatkan edukasinya,” kata Irfan.

Irfan menyebut kerja sama dengan kampus di Jogja juga akan menargetkan desa-desa dampingan yang dikelola kampus. “Kampus di Jogja ini sangat strategis untuk mitra edukasi, karena memang peran mereka itu juga. Rencananya tahun ini kami akan masuk ke desa-desa dibantu kampus juga,” ujarnya.

BACA JUGA: Curhat Pedagang Teras Malioboro 2 Berkali-kali Direlokasi

Investasi untuk mengatasi kemiskinan, jelas Irfan, bisa jadi terobosan penting. “Agar masyarakat DIY ini bisa sejahtera lebih merata dengan investasi yang aman dan andal makanya perlu investasi yang tepat dengan edukasi. Jangan sampai malah terlibat investasi bodong yang memang marak kalau itu malah bisa bikin tambah sengsara,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Jogja, Begini Solusi dari Pemkab Sleman

Sleman
| Kamis, 09 Februari 2023, 16:27 WIB

Advertisement

alt

Hyatt Regency Yogyakarta Hadirkan Sunday Brunch dengan Live Painting

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement