Advertisement

Jelang Ramadan, Waspada Potensi Kenaikan Harga Pangan

Indra Gunawan
Rabu, 11 Januari 2023 - 03:37 WIB
Jumali
Jelang Ramadan, Waspada Potensi Kenaikan Harga Pangan Pedagang sembako Pasar Bantul keluhkan penjualan dagangan yang sepi pada lebaran kedua di tengah pandemi, Selasa (11/5/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewaspadai potensi kenaikan harga pangan menjelang bulan Ramadan nanti. Sejumlah komoditas yang biasa naik pada periode itu, antara lain cabai, telur ayam, daging ayam, cabai, hingga daging sapi.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Beginilah Kondisi Harga Pangan di Jogja

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, menjelang bulan puasa biasanya terjadi kenaikan harga bahan pangan di pasaran. Ramadan diperkirakan akan jatuh pada 22-23 Maret 2023.

"Memang, pasti [antisipasi kenaikan harga]. Kalau produksi kan stabil. Justru kalau kebutuhan cepat [permintaan masyarakat], harga [akan] tinggi, itu pemerintah siapkan subsidi untuk transportasi dan harga," kata dia saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Selasa (10/1/2023).

Menurut dia, ada dua komoditas yang jadi perhatiannya, yakni telur ayam dan cabai. Untuk telur, dia menyoroti perlunya antisipasi produksi telur yang terbatas.

Lalu, harga cabai yang dipengaruhi dari produksinya yang tengah menurun, salah satunya karena faktor cuaca yang belakangan ini mengganggu waktu panen.

"Biasanya telur [harganya naik], kan telur enggak bisa dua [menetasnya], kalau nelur satu, kan butuhnya dua sehari, telurnya tetap satu kan gitu. Sama cabai, takut [terdampak produksinya karena] cuaca, sama bawang," ucapnya.

Adapun, beberapa harga bahan pangan seperti cabai, bawang merah, daging ayam ras, hingga beras terpantau mengalami penurunan. Dilihat dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, Selasa (10/1/2023) bawang merah turun 4,12 persen dibanding kemarin jadi Rp36.050 per kilogram (kg), cabai merah besar turun 34,8 persen jadi Rp23.700 per kg, cabai merah keriting turun 33,37 persen jadi Rp27.150 per kg, cabai rawit hijau turun 16,17 persen jadi Rp42.250 per kg, dan cabai rawit merah turun 21,34 persen jadi Rp49.200 per kg.

Kemudian beras medium I turun 8,1 persen jadi Rp11.350 per kg, beras kualitas super I turun 8,55 persen jadi Rp12.300 per kg, daging ayam ras turun 18,18 persen jadi Rp28.350 per kg, dan telur ayam ras turun 7,69 persen jadi Rp27.000 per kg.

Lalu, daging sapi naik 2,69 persen jadi Rp127.800 per kg, gula pasir premium naik 2,08 persen jadi Rp14.700 per kg, gula pasir lokal naik 2,15 persen jadi Rp14.250 per kg, minyak goreng curah naik 5,14 persen jadi Rp15.350 per kg, minyak goreng merk 1 naik 9,23 persen jadi Rp21.900 per kg, dan minyak goreng merk 2 naik 1,91 persen jadi Rp18.650 per kg.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Fokus Pengembangan Gunungkidul Beralih dari Selatan ke Utara

Gunungkidul
| Rabu, 01 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement