Advertisement
Waspada! BPOM Temukan 66.113 Produk Tidak Penuhi Ketentuan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 66.113 pieces produk yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) senilai Rp666,9 juta dalam pengawasan rutin khusus jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Rita Endang menjelaskan, dari total 66.113 produk yang berhasil ditemukan oleh BPOM, temuan produk yang TMK didominasi oleh pangan kedaluwarsa sekitar 36.978 pieces, 23.752 pieces pangan tanpa izin edar (TIE), serta 5.383 pieces pangan rusak.
Advertisement
Pada intensifikasi pengawasan yang dilakukan sejak 1 Desember 2022 lalu itu, BPOM setidaknya telah melakukan pengawasan terhadap 2.412 sarana peredaran yang terdiri dari 1.928 sarana ritel, 437 gudang distriburotr, 15 gudang e-commerce, serta 46 gudang importir.
Dari hasil pengawasan tersebut, BPOM menemukan sebanyak 769 sarana pengedaran makanan (31,98 persen) yang tidak memenuhi syarat usai memperjualbelikan produk pangan kedaluwarsa, pangan TIE, hingga rusak. 769 sarana yang TMK itu terdiri atas 730 sarana ritel (30,27 persen), 37 sarana gudang distributor (1,53 persen), dan 2 sarana gudang importir (0,08 persen).
BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa Mobil Wisatawan di Jalan Parangtritis, Dua Oang Terluka
"Lima jenis pangan yang tidak memenuhi ketentuan antara lain adalah minuman kedaluwarsa seperti minuman serbuk kopi, bumbu dan kondimen, mi instan, bumbu siap pakai, serta minuman serbuk perisa," terang Rita dalam konferensi pers BPOM, Senin (26/12/2022).
Pangan kedaluwarsa terbanyak ditemukan di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Kupang, Manokwari, Ambon, Merauke, dan Kendari berupa minuman serbuk kopi, bumbu dan kondimen, mi instan, bumbu siap pakai, serta minuman serbuk berperisa.
Sementara untuk pangan rusak terbanyak ditemukan di Mimika, Kupang, Sungai Penuh, Kendari, dan Surabaya dengan jenis pangan berupa saus/sambal, krimer kental manis, susu UHT/steril, mi instan, dan minuman mengandung susu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
DIY Siapkan Imunisasi HPV Anak 11 Tahun Cegah Kanker Serviks
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Bubur Samin Banjar Jayengan, Tradisi Ramadan yang Terus Hidup
- DPRD Bantul Soroti Pernikahan Dini, Dinilai Ancam Masa Depan Anak
- Asyiik! Tol Solo-Jogja-NYIA Digunakan Gratis saat Mudik Lebaran 2026
- Real Madrid Kalah dari Osasuna, Arbeloa Beberkan Evaluasi Tim
- Wamen HAM: Penganiayaan Anak oleh Oknum Brimob di Tual Langgar HAM
- Hati-hati Konsumsi Suplemen, Ini Daftar yang Bisa Membahayakan Jantung
- Pemkab Gunungkidul Akan Tetapkan 21 Cagar Budaya Baru, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement







