Advertisement

Konsumsi BBM di Jogja Diprediksi Meroket saat Akhir Tahun

Alif Nazzala R.
Senin, 19 Desember 2022 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Konsumsi BBM di Jogja Diprediksi Meroket saat Akhir Tahun Pengisian BBM di salah satu SPBU di wilayah Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah. - Bisnis/Alif N.

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG– PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah berkomitmen memenuhi kebutuhan energi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok dalam kondisi sangat aman. Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU,” ungkap Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Dwi Puja Ariestya, Senin (19/12/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Ari melanjutkan, Pertamina Patra Niaga juga telah menghitung proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Setidaknya akan ada peningkatan kebutuhan sekitar 8 persen untuk Gasoline (bensin), 1,5 persen untuk Gasoil (diesel), 3,5 persen untuk LPG, dan 19 persen untuk Avtur (semuanya dibandingkan dengan konsumsi rata-rata di Oktober 2022).

Sebagai antisipasi terhadap proyeksi tersebut, Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi. Termasuk menyiapkan seluruh sarana dan fasilitas yang ada di wilayah operasi Jawa Tengah dan DIY.

"Di antaranya 1.014 SPBU, lebih dari 774 pertashop, 118 stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE), 705 agen LPG, dan lebih dari 60.000 outlet LPG telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," tambahnya.

BACA JUGA: Terdampak JJLS, Relokasi SD di Gunungkidul Ini Belum Jelas

Menurutnya sebagai upaya pengamanan penyaluran BBM, LPG, dan Avtur, PT Pertamina Patra Niaga juga melakukan berbagai koordinasi.

Selain secara internal dalam memastikan stok, penambahan armada, serta kesiapan seluruh tambahan layanan, PT Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan stakeholder, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, BPH Migas, Polri, Jasa Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Telkom, serta perbankan untuk memastikan transaksi kebutuhan lembaga penyalur dapat tetap dilayani.

“Dengan seluruh antisipasi ini, kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir, PT Pertamina Patra Niaga tetap siaga menyalurkan kebutuhan energi masyarakat agar tetap terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Kapan Bantul dan Kulonprogo Tersambung Lewat JJLS? Ini Jadwalnya

Jogja
| Rabu, 08 Februari 2023, 06:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement