Target Pendanaan Iklim 45 Persen Dihapus, Transisi Hijau Terancam
Bank Dunia menghapus target pembiayaan iklim 45 persen setelah tekanan AS. Negara berkembang khawatir pendanaan transisi hijau dan adaptasi iklim melemah.
Daftar orang terkaya di Indonesia diisi sejumlah konglomerat seperti keluarga Hartono, Low Tuck Kwong, hingga keluarga Widjaja Grup Sinar Mas. Bloomberg/Dimas Ardian
Harianjogja.com, JAKARTA— Forbes kembali merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Pemilik Grup Djarum Hartono bersaudara masih kokoh menempati posisi puncak dengan akumulasi kekayaan yang meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.
Dalam laporannya, Forbes menyebutkan bahwa kekayaan bersih 22 taipan Indonesia melesat hingga 11 persen sehingga menjadi US$180 miliar, dari US$162 miliar pada 2021.
Peningkatan pundi-pundi kekayaan tersebut tidak terlepas dari tingginya harga sejumlah komoditas ekspor. Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,3 persen tahun ini. Sejalan dengan hal tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat 8 persen saat penghitungan kekayaan dilakukan Forbes.
Robert Budi Hartono dan Michael Hartono yang kokoh di peringkat pertama tercatat memiliki total kekayaan senilai US$47,7 miliar, naik US$5,1 miliar daripada 2021.
BACA JUGA: Ini Arahan Jokowi Soal RUU KUHP yang Kontroversial
Makin tebalnya kantong Hartono bersaudara tidak lepas dari kontribusi initial public offering (IPO) PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) alias Blibli yang berhasil meraup dana segar sekitar Rp8 triliun atau US$510 juta.
Posisi kedua dalam daftar orang Indonesia terkaya versi Forbes ditempati bos PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) Low Tuck Kwong. Kekayaan Low Tuck Kwong naik hampir lima kali lipat menjadi US$12,1 miliar, dari hanya US$2,55 miliar tahun lalu berkat harga batu bara yang tinggi.
BACA JUGA:
Lesatan kekayaan Low Tuck Kwong tidak lepas dari kenaikan harga saham BYAN yang merupakan salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Tanah Air. Harga saham BYAN telah naik 449,06 persen secara year to date (ytd).
Di posisi ketiga, Kekayaan keluarga konglomerat Grup Sinar Mas Widjaja tercatat naik US$1,1 miliar menjadi US$10,8 miliar, tetapi posisinya turun ke peringkat tiga. Kenaikan kekayaan bersih turut disumbang oleh pemulihan bisnis kertas Sinar Mas.
Kemudian Sri Prakash Lohia dari Indorama Corp berada di posisi keempat dengan kekayaan yang naik US$1,5 miliar menjadi US$7,7 miliar. Sementara itu, kekayaan Bos Indofood Anthoni Salim yang berada di peringkat Kelima turun US$1 miliar menjadi US$7,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Data WINA menempatkan Indonesia dalam tiga besar negara dengan konsumsi mi instan terbanyak. Simak peringkat total dan konsumsi per kapita.
Empat musisi, termasuk Finneas dan Lukas Graham, mundur dari tur Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.
Gempa M2,7 mengguncang Kabupaten Bandung pada Kamis pagi. Getaran dirasakan di Pangalengan, Talegong, dan Cisewu. BMKG menjelaskan aktivitas sesar aktif.
Apple Reference Image di iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max memungkinkan pengguna memverifikasi keaslian foto. Simak cara kerja dan cara menggunakannya.
Liverpool vs Chelsea menjadi duel besar babak keempat Carabao Cup 2026/2027. Arsenal menghadapi Fleetwood Town dari League Two.