Advertisement
Kecelakaan Maut Tol Boyolali, 3 Orang Meninggal, Salah Satunya Akan Menikah Bulan Depan
Polisi berada di area kecelakaan maut di Tol Boyolali KM490 A tepatnya di di Dukuh Singit, Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis (24/11/2022). Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Alphard dengan truk dan mengakibatkan tiga orang penumpang Alphard meninggal dunia. (Istimewa - Polres Boyolali).
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kecelakaan maut terjadi di Tol Boyolali Km.490 Dukuh Singit, Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali pada Kamis (24/11/2022). Dalam kecelakaan itu, mobil Toyota Alphard menabrak truk yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan pengusaha logam asal Bakalan, Ceper, Klaten, Mega Puspita.
Advertisement
Hal tersebut diungkapkan Ketua RT Perum Klepu Indah Klaten, Pranowo, yang merupakan ketua RT tunangan Mega, Flash Diamond. “Mbak Mega juga punya perusahaan sendiri PT Mega Jaya [jasa pengecoran logam]. Adiknya [adik tunangan Mega, Flash], si Ivan [sebelumnya ditulis Ifan] itu yang desainernya, kebetulan dia dari teknik sipil ITS,” kata Pranowo kepada wartawan di RSUD Pandan Arang Boyolali, Kamis (24/11/2022).
PT Mega Jaya Logam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengecoran logam di Klaten. Tepatnya di Batur, Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.
Mega baru saja dilamar pengusaha pengecoran logam lainnya, Flash Diamond, sekitar dua pekan lalu. Mereka sedianya melangsungkan pernikahan pada 26 Desember 2022.
“Ivan itu adiknya Pak Flash, baru ikut kerja Mbak Mega empat hari yang lalu. Dua hari yang lalu mereka berangkat ke Jakarta, terus balik pagi ini untuk urusan bisnis,” ujarnya kepada wartawan di RSUD Pandan Arang.
Dia mengatakan Mega dan Flash sama-sama seorang pengusaha pengecoran logam. Pranowo menginformasikan pada saat kejadian kecelakaan yang merenggut tunangannya, Flash Diamond berada di Bali untuk pekerjaan.
Diketahhui, sebuah kecelakaan maut terjadi di Tol Boyolali KM490A dan melibatkan sebuah mobil Toyota Alphard berpelat AD-374-Z dengan truk Hino Traktor Head berpelat nomor H-1913-AR.
BACA JUGA: Pemerintah Kota Magelang Apresiasi Program Talk Show Harian Jogja
Satlantas Polres Boyolali masih menyelidiki terkait penyebab kecelakaan maut yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia tersebut. “[Penyebabnya] masih penyelidikan,” ujar Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Abdul Mufid, mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, saat dihubungi Solopos.com (Jaringan Informasi Bisnis Indonesia/JIBI).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi, menyebutkan tiga orang yang merupakan penumpang Toyota Alphard meninggal dunia dan dua orang luka ringan, sedangkan untuk pengemudi truk dalam keadaan selamat.
Dia menginformasikan Pengemudi Toyota Alphard, Jefri Fajar Rifai, 42, beralamat Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, mengalami luka ringan pada dahi dan dalam kondisi sadar. Saat ini dirawat di RSUD Pandan Arang Boyolali.
Kemudian penumpang mobil atas nama Febrian Arif Nur Afan, 27, warga Dukuh Damaran, Desa Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten mengalami luka ringan pada bahu kanan dan tumit kanan.
Lalu, penumpang yang meninggal antara lain Mega Puspita, 35 tahun, perempuan yang beralamat Dukuh Bakalan, Desa Ceper, Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten. Mega meninggal dunia dengan luka di bagian kepala.
Kemudian Eka Lestari berusia 24 tahun perempuan yang beralamat di Desa Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Meninggal dunia dengan luka di bagian kepala.
Selanjutnya, daftar penumpang yang meninggal dunia adalah Ivan Leandie P berusia 24 tahun dengan luka di bagian kepala.
Adapun, pengemudi truk, Gunawan, 47, beralamat di Kampung Cilosari Dalam, Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang, dalam keadaan selamat.
“Kronologis kejadian, semula mobil Toyota Alphard Nopol [nomor polisi] AD-347-Z berjalan dari arah barat ke timur atau Semarang ke Solo. Sesampai di TKP [Tempat Kejadian Perkara] menabrak truk Hino Nopol H-1913-R yang berjalan searah di depannya di lajur 1, kemudian oleng ke kanan menabrak median jalan,” ucap Dalmadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
Gempa Susulan DIY 14 Kali, BMKG Tegaskan Aktivitas Sesar Opak Melemah
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- PSS Sleman Ikut Panaskan Perebutan Puncak Grup Timur Championship
- Keraton Jogja Beri Serat Palilah Pemanfaatan Tanah SG di Turgo Sleman
- Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Mulai Dijual, Ini Jadwal dan Tipsnya
- Satgas P2SP Ultimatum Kemenhub Tertibkan Pajak Kapal Asing
- Dua Gol Alex Martins Antar Dewa United Tekuk Arema FC 2-0
- Kulonprogo Siapkan Open Trip Terintegrasi dari YIA hingga Borobudur
- Biopori Jumbo Tekan Sampah Organik di Cokrodiningratan
Advertisement
Advertisement



