27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Gempa bumi dengan magnitudo (M)5,6 dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya. Pusat gempa berada di darat 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Fenomena ini terjadi pada Senin (21/11), pukul 13.21 WIB. Dua orang dilaporkan tewas. JIBI/Bisnis-Nancy Junita @bnpb
Harianjogja.com, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitundo yang terjadi pada pukul 13.21 WIB hari ini, Senin (21/11/2022) menimbulkan adanya beberapa pemukiman warga yang ambruk serta putusnya sejumlah akses jalan di Cianjur, Jawa barat.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh @BangEdiii melalui Twitter pada Senin (21/11/2022) menampilkan kondisi saat terjadinya gempa. Terlihat bahwa sejumlah warga yang didominasi oleh anak-anak berkumpul di tempat terbuka.
Mirisnya, pada video tersebut tampak adanya beberapa rumah warga yang roboh. Akibatnya, sejumlah warga mengalami luka-luka. Selain itu, anak-anak dalam video tersebut terlihat panik dan menangis.
"Innalillahi, semoga media,pemerintah dan relawan urun perhatian buat korban Gempa Cianjur ini, kehadiran kita semua sangat dibutuhkan," tulis @BangEdiii.

Selain merobohkan bangunan pemukiman warga, gempa di Cianjur juga memutuskan beberapa akses jalan utama. Salah satu video yang diunggah di akun Twitter milik @yaniarsim melaporkan kondisi terbaru setelah bencana alam ini terjadi. Dalam video ditampilkan beberapa bangunan pemukiman warga yang berada pinggir akses jalan roboh dan terdapat pula sekumpulan warga yang sedang menyelamatkan diri.
BACA JUGA: Bupati Cianjur: Korban Meninggal Gempa Mencapai 56 Orang
"Cianjur hancur, rumah hancur. Ini kita putar balik, Sampling Cianjur, cari jalan alternatif karena jalan utama sudah tertutup longsor. Jadi mau nggak mau kita putar balik," lapor @yaniarsim.
Tak hanya rumah warga, gempa bumi di Cianjur juga merobohkan bangunan pesantren. Hal ini dilaporkan oleh Olla Momsy Amsor melalui akun Tiktok miliknya.
Dalam video tersebut menampilkan hasil rekaman kondisi bangunan di daerah Bale Rombeng. Disamping itu, terdengar suaranya yang bergetar saat menjelaskan kondisi di tempat kejadian.
"Sadayana, hancur sadayana. ini pesantren hancur, minta doanya semuanya," ujarnya.
"Tuh liat hancur semuanya, di Bale Rombeng," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Penjualan mobil nasional Januari–Mei 2026 naik 12,8 persen, didorong kendaraan listrik dan hybrid, sementara LCGC turun tajam.
Prediksi Selandia Baru vs Mesir di Grup G Piala Dunia 2026: rekor 15 tahun tak terkalahkan vs 9 kali gagal. Simak susunan pemain dan skor prediksi.
Penipuan K-pop di Korsel melonjak 4 kali lipat dalam 2 tahun. Konser BTS di Busan jadi sorotan. Tips aman untuk wisatawan Indonesia.
PakNas menolak rencana kemasan rokok polos dan mendesak Kemenkes melibatkan konsumen dalam penyusunan aturan turunan PP 28/2024.
Android 17 rilis dengan fitur AI, privasi, dan daftar ponsel yang kebagian update bertahap 2026.