Puncak Haji 2026 Berakhir, Ini Jadwal Pemulangan Jemaah Mulai 1 Juni
Puncak haji 2026 selesai, seluruh jemaah Indonesia tinggalkan Mina. Pemulangan dimulai 1 Juni secara bertahap hingga akhir bulan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Dana Pandemi atau Pandemic Fund di sela-sela KTT G20 Bali, Minggu (13/11/2022)/ Bisnis-Dok Youtube Kemenkeu
Harianjogja.com, BADUNG—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kebutuhan dana untuk program pencegahan dan penanganan pandemi mencapai US$31,1 miliar atau Rp480 triliun per tahun (kurs Rp15.493 per dolar AS). G20 menciptakan program dana pandemi atau Pandemic Fund untuk mengisi celah kebutuhan itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi saat meresmikan inisiatif Pandemic Fund pada Minggu (12/11/2022). Inisiatif itu sebelumnya bernama Financial Intermediary Fund for Pandemic Preparedness.
Dia menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 memberikan tekanan hebat bagi dunia, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Oleh karena itu, dunia perlu memiliki langkah pencegahan pandemi yang mumpuni, salah satunya melalui mobilisasi pembiayaan.
Jokowi mengutip hasil kajian World Bank dan WHO, bahwa dunia membutuhkan pembiayaan hingga US$31,1 miliar setiap tahunnya untuk persiapan menghadapi risiko pandemi masa depan. Jumlah itu setara Ro480 triliun per tahun.
“Perihal pembiayaan dibutuhkan sebesar US$31,1 miliar setiap tahunnya untuk membiayai sistem pencegahan persiapan dan respons terhadap pandemi di masa yang akan datang,“ ujar Jokowi pada Minggu (12/11/2022).
Ketika peresmian, dana yang terkumpul di Pandemic Fund telah mencapai US$1,37 miliar. Segera bertambah negara lain yng menjadi donor inisiatif itu berpotensi menambah total dana terkumpul melebihi US$4 miliar.
Nominal pencegahan dan penanganan pandemi yang Jokowi sebutkan terdiri dari US$26,4 miliar dana di tingkat nasional dan US$4,7 miliar di tingkat global. Total kebutuhannya menjadi US$31,1 miliar.
Kebutuhan dana di tingkat nasional saat ini sudah tersedia US$19,4 triliun, dengan sebagian besar berada di negara-negara maju. Masih terdapat selisih kebutuhan US$7 miliar untuk pemenuhuan dana di setiap negara.
Lalu, kebutuhan dana di tingkat global sudah tersedia US$1,2 miliar, sehingga masih terdapat selisih US$3,5 miliar. Alhasil, selisih dana yang dibutuhkan secara keseluruhan adalah US$10,5 miliar per tahun.
Dana dari Pandemic Fund digunakan untuk mengisi selisih kekurangan tersebut, tetapi tidak diarahkan untuk memenuhinya. Jokowi mengajak negara-negara G20 dan berbagai lembaga internasional untuk turut mendukung pemenuhan dana pencegahan dan penanganan pandemi.
“Saya mengharapkan dukungan yang lebih besar lagi untuk dana [Pandemic Fund] ini,” kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Puncak haji 2026 selesai, seluruh jemaah Indonesia tinggalkan Mina. Pemulangan dimulai 1 Juni secara bertahap hingga akhir bulan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.