Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
Surya Paloh
Harianjogja.com, JAKARTA – Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aisah Putri Budiarti menilai ada tiga skenario yang mungkin terjadi jika Surya Paloh mundur dari posisi ketua umum (ketum) Partai NasDem.
Pertama, secara personal Surya Paloh akan menyatakan mundur, namun dihalangi kader partainya.
“Karena kehendak mayoritas pengurus/kader partai maka beliau urung benar-benar mundur. Apalagi kita tahu bahwa Surya Paloh sebagai pendiri partai punya peran penting bagi soliditas partai, modal sosial-finansial partai, dan lainnya,” jelas Aisah kepada Bisnis, Sabtu (12/11/2022).
Kedua, jika melihat pengalaman Partai Demokrat ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih mundur dari jabatan ketum, maka Surya Paloh akan tetap menempati posisi strategis di Partai NasDem, seperti posisi SBY sekarang sebagai ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
“Surya Paloh mundur sebagai ketua umum tetapi tetap memiliki posisi strategis pada partai dan menjadi kunci keputusan penting partai. Ketum partai pun merupakan orang kepercayaan Surya Paloh yang bisa melanjutkan legacy dan meneruskan pengaruh politik Surya Paloh,” ujar Aisah.
Ketiga, belajar dari pengalaman Partai Hanura, Surya Paloh akan benar-benar mundur secara total dari partai tersebut. Pengaruh Surya Paloh pun akan berkurang dan struktur partai akan berubah cukup signifikan. Meski begitu, Aisah meyakini perubahannya tak akan seekstrem Hanura.
“Saya rasa kondisi NasDem berbeda dengan Hanura, sehingga mungkin perubahannya tidak akan seperti Hanura. Kita lihat saja,” tutupnya.
Sebelumnya, Surya Paloh mengumumkan dirinya akan mundur dari pimpinan tertinggi partai jika perolehan suara NasDem turun pada Pemilu 2024. Surya mengatakan dirinya sudah tak layak lagi memimpin NasDem jika partai yang dia besarkan tersebut gagal memperoleh suara yang lebih besar dari Pemilu 2019.
"Ini boleh kalian catat, jangan kan menurun atau tidak lulus parliamentary threshold, tidak ada tambahan angka kursi parlemen satu pun itu, artinya nakhoda yang berbicara ini sudah tidak layak lagi memimpin NasDem," ujar Surya kepada awak media di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
Donald Trump menyebut AS semakin dekat dengan kesepakatan Iran, namun masih menyoroti isu uranium diperkaya dan Selat Hormuz.
UM UGM CBT 2026 berlangsung 2–6 Juni. Simak materi ujian, tips menghadapi soal, dan jadwal pengumuman hasil pada 12 Juni 2026.
Pemerintah mulai menerapkan ekspor satu pintu melalui PT DSI pada 1 Juni 2026. Batu bara, CPO, dan ferroalloy masuk tahap transisi.
Cek daftar film bioskop Jogja hari ini lengkap dengan pilihan genre, lokasi bioskop, dan kisaran harga tiket terbaru 2026.
Bos Hanania Group ditetapkan tersangka kasus dugaan penipuan umrah. Kerugian korban mencapai Rp12,1 miliar dengan 128 jemaah terdampak.