Advertisement

Sejarah Hari Ayah, ternyata Dimulai dari Solo

Newswire
Sabtu, 12 November 2022 - 17:47 WIB
Bhekti Suryani
Sejarah Hari Ayah, ternyata Dimulai dari Solo Ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO — Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November. Menurut sejarahnya, ternyata Hari Ayah Nasional ini dicetuskan di Kota Solo, Jawa Tengah pada 2014 lalu.

Mengutip situs resmi Sahabat Keluarga Kemdikbud, hari penting untuk seluruh ayah di Indonesia ini diprakarsai oleh paguyuban satu hati, lintas agama, dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Putri Ibu Pertiwi (PPIP).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pada 2014 lalu, PPIP menggelar peringatan Hari Ibu di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Mereka menggelar sayembara menulis surat untuk ibu guna memeriahkan acara tersebut. Sayembara tersebut berhasil menarik perhatian dan mendapatkan sekitar 70 surat terbaik yang kini telah dibukukan.

Kesuksesan acara tersebut membuat salah satu peserta sayembara bertanya kepada panitia penyelanggara. “Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan peringatan hari ayah? Kami pasti ikut lagi,” tanya peserta sayembara.

Dengan adanya pertanyaan tersebut membuat membuat PPIP mencari tahu kapan Hari Ayah Nasional diperingati setiap tahunnya. Bahkan, PPIP sempat beraudiensi dengan DPRD Kota Solo untuk membahas peringatan hari ayah. Namun, audiensi tersebut nihil tanpa hasil.

Setelah melakukan kajian yang cukup melelahkan, PPIP akhirnya memutuskan deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan 12 November sebagai peringatan Hari Ayah Nasional.

Pada tanggal tersebut, deklarasi Hari Ayah Nasional juga dilaksanakan oleh masyarakat di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan bertepatan pada tanggal itu pula, diterbitkanlah buku Kenangan Untuk Ayah yang berisi 100 surat anak Indonesia untuk ayah. 

Tanggal tersebut bertepatan pula dengan Hari Kesehatan Nasional sehingga muncullah semboyan Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya.

Advertisement

Dan buku tersebut juga diterima oleh Presiden Keenam Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan empat bupati di Indonesia, di antarannya Bupati Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote.

BACA JUGA: Peminat Haji Khusus di Jogja Terus Naik, Meskipun Ongkosnya Mahal

Berbeda dengan Indonesia, peringatan Hari Ayah Nasional di berbagai negara dirayakan setiap hari Minggu di pekan ketiga Juni. Beberapa negara tersebut adalah Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong. Sementara itu, negara di Eropa dan Timur Tengah merayakan Hari Ayah pada 19 November setiap tahunnya.

Advertisement

 

 

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga Purwosari Mlati Pasang Spanduk Sambut Jokowi

Sleman
| Minggu, 04 Desember 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement