Advertisement
Dinilai Efektif Atasi Gagal Ginjal Akut, Ini Cara Kerja Fomepizole
obat gagal ginjal fomepizole - kemenkes
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Dalam penanganan kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendatangkan obat penawar dari Australia dan Singapura bernama Fomepizole.
Pemesanan antidotum fomepizole diumumkan Kemenkes sejak Jumat (21/10/2022) lalu.
Advertisement
Gagal ginjal akut sendiri, saat ini sudah menyerang 324 anak berdasarkan data per Minggu (6/11/2022) ini. "Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole [injeksi]," ungkap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers, Jumat (21/10/2022).
Obat ini disebut-sebut efektif mengatasi penyakit gagal ginjal akut pada anak.
BACA JUGA: Jokowi Dinilai Gunakan Relawan Untuk Lobi Politik Pilpres 2024
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Piprim Yanuarso Basarah mengakui hal tersebut. "Waktu pasien gagal ginjal akut masuk ke rumah sakit sore, malamnya sudah masuk fomepizole, alhamdulillah ya, dua apa tiga hari gitu, sekarang sudah pindah ke ruang bangsal. Jadi ini respons bagus bagus sekali," kata dr. Piprim melalui media briefing daring, Rabu (9/11/2022).
Jika melihat efektifnya obat fomepizole ini, lalu bagaimana cara kerjanya?
Juru Bicara Ikatan Apoteker Indonesia, Keri Lestari menjelaskan mengenai cara kerja fomepizole dalam mengatasi penyebab penyakit gagal ginjal akut, berupa cemaran etilen glikol pada obat sirup.
"Nah si fomepizole tadi, dia mencegah etilen glikol ini dimetabolisme lebih lanjut oleh adanya enzim ADH yang kita sebut sebagai alkohol dehidrogenase," papar Keri, Rabu.
Keri juga menerangkan, fomepizole bisa mencegah perburukan akibat kontaminasi etilen glikol pada sirup yang dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal, terus berlanjut. "Fomepizole ini sudah tersedia banyak sehingga ini bisa terjaga, sehingga tidak terjadi perburukan," ucap Keri.
Lebih lanjut Keri menyebut, hal ini disebabkan oleh pemblokiran yang dilakukan oleh fomepizole terhadap etilen glikol, sehingga proses metabolisme etilen glikol pada tahap selanjutnya terhenti. "Jadi enzimnya diblok, sehingga tidak terjadi perburukan lebih lanjut etilen glikol menjadi asam oksalat," pungkas Keri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Latihan Perdana Timnas Indonesia: Elkan Baggott Kembali Perkuat Garuda
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Tersasar Google Maps ke Jalan Sawah, Pemudik Dibantu Warga di Kalasan
- Penyelam Asal Inggris Ditemukan Meninggal di Perairan Gili Air Lombok
- Urai Kepadatan, Kapolri Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Arus Balik
- Cahya Supriadi Dipanggil Timnas, PSIM Jamin Persiapan Tak Terganggu
- Hadapi Puncak Arus Balik, 26 Gardu Tol Disiagakan di GT Cikampek Utama
Advertisement
Advertisement







