Advertisement

Meninggal Dunia, Ini Profil Mantan Menkeu Bambang Subianto

Ni Luh Anggela
Sabtu, 05 November 2022 - 17:47 WIB
Jumali
Meninggal Dunia, Ini Profil Mantan Menkeu Bambang Subianto Bambang Subianto - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -- Mantan Menteri Keuangan Bambang Subianto meninggal dunia dalam usia 77 tahun pada Jumat (5/11/2022) pukul 16.54 WIB di RS Pondok Indah Jakarta Selatan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi membenarkan hal tersebut. Dia dan seluruh unsur Kementerian Keuangan menyampaikan duka cita yang mendalam.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Bambang Subianto pada pukul 16.54 WIB di RS Pondok Indah Selatan,” ujar Heru kepada Bisnis, Jumat (4/11/2022).

Rencananya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka Jalan Kemang Dalam IX No. F27, Jakarta.

Bambang Subianto lahir di Madiun, Jawa Timur pada 10 Januari 1945. Dia merupakan lulusan Fakultas Teknik Kimia ITB pada 1973, dan bergabung dengan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi UI sebagai peneliti dan menjadi dosen di FE UI pada 1975. Pada 1978, Bambang kembali melanjutkan pendidikan di Universitas Katolik Leuven, Belgia.

Kemudian pada 1988, dia bergabung dengan Departemen Keuangan dan ditugaskan sebagai Direktur pada Direktorat Institut Keuangan dan Akuntansi, dan dipromosikan sebagai Dirjen pada Direktorat Lembaga Keuangan di Departemen Keuangan.

Bambang selanjutnya ditunjuk sebagai Kepala BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) yang pertama pada Januari 1998 dan pada Mei 1998 ditunjuk Presiden B. J. Habibie sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Reformasi Pembangunan untuk menangani krisis perbankan yang meluas, di tengah gejolak krisis moneter 1998.

Usai menjabat sebagai Menteri Keuangan, Bambang diketahui bergabung dengan Ernst & Young sebagai partner pada Juli 2000-2005.

Advertisement

Bambang juga tercatat sebagai komisaris di berbagai perusahaan, antara lain PT Star Energy Investments (2008-2011), PT Unilever Indonesia (2008-2015), dan PT Jamsostek (2009-2014).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement