Advertisement
Obat Gagal Ginjal Akut Sudah Ditemukan, Tapi Belum Ada di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyatakan telah memperoleh obat penyakit gangguan ginjal akut yang menyerang anak-anak. Obat yang dimaksud adalah Fomepizole.
Kendati demikian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa obat tersebut belum tersedia di Indonesia, tetapi masih didatangkan dari negara produsennya, Singapura.
Advertisement
"Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole [injeksi]," katanya seperti disampaikan dari YouTube Kemenkes yang dikutip dari Bisnis.com, Sabtu (22/10/2022).
Fomepizole, sambung Menkes, telah diujicobakan kepada 10 pasien yang sedang dirawat di RSCM dan hasilnya positif yakni mampu meredakan gejala yang dialami.
Sementara itu, terkait kesiapan obat tersebut di Tanah Air, Menkes berharap proses uji coba bisa tuntas dalam waktu dekat sehingga bisa menjadi solusi terhadap penyakit yang memiliki tingkat kematian mencapai 55% ini.
Diberitakan sebelumnya, Menkes menyebutkan bahwa jumlah kasus gagal ginjal akut bertambah menjadi dari 241. Dari jumlah tersebut, 133 kasus di antaranya berujung kematian.
“Kita sudah mengidentifikasi terdapat 241 kasus gagal ginjal akut dengan 133 kematian atau 55 persen dari kasus,” ujarnya dalam konferensi pers yang sama.
Sementara itu, terkait penyebabnya, Menkes mengungkapkan bahwa Etilen Glikol (EG), Dietilen Glikol (DEG) dan etilen glikol butil ether (EGBE) menjadi cemaran obat sirop yang memicu munculnya penyakit AKI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- DPRD DIY Ajak Warga Ponjong Disiplin Kelola Sampah dari Rumah
- GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket
- Update Daftar 15 Nama Korban MD Kecelakaan KA di Bekasi Timur
- Prediksi Arema vs Persebaya: Agresif vs Pragmatis
- Bedah Buku Parenting di Bantul, Dorong Literasi dan Pola Asuh Anak
- Ini Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 28 April 2026
Advertisement
Advertisement









