10.000 Kopdes Merah Putih Ditargetkan Mulai Operasi September
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.
Presiden Joko Widodo/JIBI-Bisnis.com-Akbar Evandio
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia patut bersyukur karena banyak orang masih bisa makan di restoran di tengah krisis pangan secara global.
Presiden mengatakan dunia tidak hanya dilanda krisis pangan, juga menghadapi persoalan energi dan sektor finansial. “Sekarang hati-hati. 345 juta orang di 82 negara menderita kekurangan pangan akut, [padahal] bapak ibu masih bisa setiap hari ke restoran. Sementara itu, 19.700 orang meninggal setiap hari karena kelaparan,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam UOB Economic Outlook 2022, Kamis (29/9/2022).
Dia mengatakan Indonesia perlu bersyukur sebab persediaan pangan di dalam negeri masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pada Agustus, kita mendapatkan pengakuan dari International Rice Research Institute karena sejak 2019 sudah swasembada beras. Sistem ketahanan pangan kita dinilai baik, ini yang terus kami jaga, syukur-syukur kita bisa kelebihan produksi yang banyak,” katanya.
Jokowi pun menyebut pemerintah juga akan membangun food estate sehingga produksi pangan dalam negeri bisa berlebih. Selain dapat menjaga ketahanan pangan dalam negeri, Indonesia diyakininya dapat membantu urusan pangan negeri lain dengan melakukan ekspor.
BACA JUGA: Tol Jogja-YIA Dikebut, 2 Tim Dikerahkan untuk Sosialisasi
“Kenapa kita sekarang membangun food estate? Selain menjaga ketahanan pangan, kita juga bisa membantu negara lain dalam ketahanan pangan, kita ekspor,” kata Jokowi.
Food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.