Advertisement

Kumpulkan Bawahan, Begini Cara Ferdy Sambo Atur Skenario Pembunuhan Brigadir J

Lukman Nur Hakim
Selasa, 13 September 2022 - 19:17 WIB
Bhekti Suryani
Kumpulkan Bawahan, Begini Cara Ferdy Sambo Atur Skenario Pembunuhan Brigadir J Tersangka RR (kiri) memeragakan salah satu adegan rekonstruksi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang merupakan tempat kejadian perkara di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Kepolisian melakukan rekonstruksi dugaan pembunuhan Brigadir Yosua di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo dan rumah dinas.ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra - YU

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Penasihat hukum Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, Erman Umar mengatakan bahwa Ferdy Sambo meminta bawahannya berkumpul usai pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Erman mengungkapkan bahwa mereka berkumpul diduga membuat skenario dari pembunuhan Brigadir J. Namun, Erman tidak mengetahui siapa saja yang datang pada perkumpulan itu.

“Itu kalau tidak salah itu di Provos (berkumpul), itu mungkin Sambo yang berperan disitu, saya tidak ingat betul karena saya tidak baca lengkap ya, karena tebal juga jadi baru sepintas saya lihat dia (RR) pernah dikumpulkan,” ujar Erman di Bareskrim Polri, Selasa (13/9/2022).

Selain itu, Erman juga menjelaskan bahwa berkumpulnya mereka di Provos terjadi saat semalam setelah kejadian penembakan Brigadir J terjadi. Erman juga mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan di Provos merupakan inisiasi dari Ferdy Sambo.

“Malam setelah kejadian. Siapa lagi kalo bukan Sambo, tapi mungkin Sambo sudah mengatur (pertemuan itu),” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, Erman juga membeberkan hal yang membuat kliennya Bripka RR saat ini berkata demikian karena sudah didesak oleh pihak keluarga terutama istrinya untuk berkata jujur.

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Hadiah Rp10 Miliar untuk Pemda, Asalkan...

“Keluarga menangis dan meminta harus jujur, ingat keluarga, dan meminta Brigadir RR untuk terus terang karena masih ada keluarga yang dia miliki,” terang Erman.

Diketahui, keterangan yang diberikan oleh Erman berdasarkan apa yang kliennya katakan pada berita acara pemriksaan yang baru setelah BAP awal sudah tidak terpakai karena ada unsur skenario di dalamnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Digali dari Arsip HB I, Kraton Luncurkan Katalog Digital Motif Batik Larangan

Jogja
| Minggu, 02 Oktober 2022, 19:47 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement