Advertisement
Koalisi Indonesia Bersatu Buka Ruang untuk Parpol Lain Bergabung di Pemilu 2024
Para pemimpin partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB): Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso dan Monoarfa sempat kesulitan memasuki Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ingin mendaftarkan partai mereka jadi calon peserta Pemilu 2024, Rabu (10/8/2022). - JIBI/Bisnis.com/Surya Dua Artha Simanjuntak
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) membuka ruang bagi partai politik (parpol) lain yang memiliki satu ide dengan mereka bergabung ke dalam koalisi tersebut.
"KIB masih membuka ruang bagi partai politik lain yang satu ide dengan KIB untuk bergabung dalam koalisi," kata Airlangga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (15/8/2022).
Advertisement
BACA JUGA: Viral! Ibu-ibu Bermobil Mewah Nyolong Cokelat di Alfamart, Pegawai Toko Malah Disuruh Minta Maaf
Menurut dia, pada dasarnya KIB yang digawangi Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbuka dengan persamaan gagasan dan pemikiran untuk kemajuan Indonesia.
Di samping itu, KIB masih membuka ruang aspirasi dan masukan dari seluruh kalangan terkait dengan visi dan misi koalisi, terutama dari kalangan akademisi, cendekiawan, dan masyarakat luas yang telah disampaikan KIB dalam acara Penyampaian Visi dan Misi KIB di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2022).
Dalam kesempatan itu, Airlangga menyampaikan bahwa kesepakatan visi dan misi merupakan bagian kedua dari perjalanan KIB.
Visi dan misi itu di antaranya adalah sebagai tiga partai politik yang berpengalaman di pemerintahan dengan ketiga ketua umumnya yang merupakan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, KIB menawarkan diri untuk melanjutkan capaian prestasi dan keberhasilan kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo itu.
“KIB menawarkan keberlanjutan dan transformasi yang berpijak pada tantangan kontekstual yang dihadapi bangsa kita saat ini di tengah ketidakpastian geopolitik dan situasi ekonomi global yang tidak menentu,” ujar Airlangga.
Di samping itu, KIB bertekad mengedepankan ide dan gagasan dalam perpolitikan nasional menuju Pemilu 2024, serta memenuhi ruang politik nasional dengan perdebatan ide dan pemikiran bagi kemajuan bangsa.
BACA JUGA: Pemuda Ini Ungkap Alasannya Buka Wisata di Area Terpencil Gunungkidul
Pada kesempatan yang sama, KIB menegaskan akan memerangi politik identitas yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia.
“Terlalu besar taruhannya jika dalam kontestasi pemilu nanti kita kembali terjebak dalam polarisasi politik yang dapat mengoyak tenun kebangsaan kita,” ucap Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Pameran Teh Nasional Digelar di JEC Bantul, Dorong Nilai Tambah Produk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Digitalisasi Jadi Strategi Pemkab Kejar Target PAD 2026 Rp753,3 Miliar
- 10 Berita Terpopuler Pagi Ini di Harianjogja.com, Jumat 27 Maret 2026
- Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri
- Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567
- Cuaca DIY Jumat 27 Maret Hujan Ringan hingga Petir di Sejumlah Wilayah
- Cara Baru Akses Bansos di Sleman, Warga Bisa Daftar Sendiri
- Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur
Advertisement
Advertisement







