Advertisement
Google Down hingga Trending, Warganet: Saatnya Gatotkaca Naik
Ilustrasi Google. - Antara/Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mesin pencarian, Google, mengalami gangguan atau down pada pagi ini, Selasa (9/8/2022). Tagar Google pun langsung trending di Twitter.
Dari pantauan Harianjogja.com, Google menjadi topik pembahasan dan sudah dicuit lebih dari 611.000 kali.
Advertisement
Beberapa pengguna mengaku tidak dapat mengakses search engine tersebut, termasuk yang dialami Harianjogja.com. Google tidak dapat digunakan saat diakses melalui komputer PC maupun laptop. Namun Google dapat beroperasi saat diakses menggunakan handphone atau smartphone.
"Pertama kali seumur hidup liat google error," tulis salah satu akun Twitter.
"WOY WOY GOOGLE KNPA," sambung lainnya.
"google search engine down, saatnya gatotkaca naik #google #down," tulis yang lain.
Gatotkaca merupakan mesin pencari karya anak bangsa.
Gangguan pada Google tidak berlangsung lama. Saat ini mesin pencari ini sudah dapat diakses kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Ajukan Restorative Justice
Advertisement
Sleman Siapkan Rp30 Miliar Bangun Gedung Baru Perpustakaan Daerah
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
- PSIM Unggul 2-1 atas Persijap Babak Pertama, Sempat Mati Lampu
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Prabowo Target Bangun PLTS 100 Gigawatt, Percepat Swasembada Energi
- 27.200 Warga Sleman Diprediksi Ikuti Salat Idul Fitri, Ini Lokasinya
- YouTube Uji Teknologi Deteksi Deepfake AI untuk Pejabat dan Jurnalis
- Prabowo Targetkan Dividen BUMN Rp800 Triliun dari Danantara
Advertisement
Advertisement







