Advertisement

Warga Jakarta Tolak LGBT di Citayam Fashion Week

Newswire
Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Warga Jakarta Tolak LGBT di Citayam Fashion Week Sejumlah petugas kepolisian melakukan pengamanan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (24/7/2022). Petugas gabungan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Citayam Fashion Week karena semakin banyak warga yang memenuhi kawasan tersebut. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ratusan warga Kecamatan Tanah Abang menolak kegiatan yang menampilkan perilaku menyimpang LGBT di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas atau lokasi "Citayam Fashion Week".

Penolakan tersebut diserukan  warga saat pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriah di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2022) malam.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Semalam kami menyerukan jangan sampai melanggar norma agama, budaya, adat, dan tradisi. Kita tidak melarang kegiatan di sini tapi jangan sampai kebablasan," kata salah seorang tokoh warga di Kecamatan Tanah Abang, Heru Nuryaman saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (30/7/2022).

Heru mengatakan, pawai obor warga Tanah Abang  melibatkan orangtua, remaja, serta anak-anak. Warga membawa obor serta melantunkan salawat di sepanjang Jalan Tanjung Karang.

Baca juga: Pelaku LGBT & Zina Dijerat Hukum? Mahfud MD Beri Jawaban

Selain itu, warga juga tampak membawa spanduk dan papan tulisan yang berpesan "Selamat Tahun Baru Islam 1444 H, bubarkan LGBT di CFW".

Spanduk yang diusung oleh Rumah Guyub Tanah Abang dengan bertuliskan "Kreativitas yes, LGBT no," terpampang seraya warga berjalan hingga ke lokasi CFW.

Menurut Heru, warga Tanah Abang berupaya memberikan pesan moral kepada remaja khususnya di kawasan Dukuh Atas untuk menjaga norma sosial yang sudah ada.

Advertisement

Warga pun tak melarang adanya kreativitas peragaan busana yang dilakukan, namun jangan sampai menyimpang menjadi pertemuan komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender). "Jadi kreasi silakan berkreasi. Tapi ini sepertinya sudah menjadi ajang pertemuan LGBT," kata dia.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Harris Kurniawan mengatakan menerjunkan 90 petugas gabungan. Penebalan ini, kata Harris karena adanya aktivitas pawai obor yang melintas. "Kita pertebal dari Polsek, Polres hingga Polda Metro Jaya. Selain itu petugas Satpol PP, Sudinhub ikut mengawal kegiatan," katanya.

 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Cegah Longsor di Bukit Bintang, Bahu Jalan Akan Diperkuat

Jogja
| Minggu, 27 November 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement