Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah memastikan banjir rob akibat tingginya air pasang laut di sejumlah wilayah mulai surut.
Setelah sebelumnya pada 20 Juni, banjir rob melandar sekitar 10 wilayah di provinsi setempat.
Kepala Bagian Tata Usaha BPBD Jateng Safrudin mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG bahwa banjir rob surut, pada Selasa (21/6/2022).
“Dilihat tanggal 21 Juni, pukul 14.15 WIB itu puncaknya. Turun sampai pukul 22.00 WIB titik terendah. Itu prakiraan BMKG dilihat dari sini, di Pelabuhan (Tanjung Emas) turun. Semua semakin surut (pantauannya),” kata Safrudin, dikutip dari Jatengprov, Rabu (22/6/2022).
Dia menuturkan, rob di Jateng pada 20 Juni melanda 10 kabupaten/ kota. Yaitu Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kota Semarang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kendal, Brebes, Demak, Batang, dan Pemalang.
“Dengan ketinggian rata-rata 30-70 cm. Penanganan semakin membaik karena kita telah menginformasikan jauh hari sebelum tanggal 20 Juni. Dari awal telah menginformasikan ke kabupaten kota di pantura dan pesisir selatan, untuk antisipasi gelombang tinggi,” sambungnya.
Ditambahkan, BMKG telah memperkirakan waktu akan adanya gelombang tingg. Termasuk yang terjadi pada 20 Juni. BPBD Provinsi Jateng sudah menginformasikan terkait dengan potensi, ancaman pasang tinggi air melalui surat yang ditandatangani Sekda Jateng, termasuk telah merapatkan hal tersebut.
“Jadi kami sudah mempersiapkan informasi. Sehingga teman kabupaten/kota juga mau tidak harus siap, teman kabupaten/kota sudah melakukan kesiapan lebih baik. Mereka bisa mengonsolidasikan sumber daya yang ada. Dalam rangka antisipasi ancaman pasang,” ujar Safrudin.
Dia menjelaskan, Pemprov Jateng selalu memonitor perkembangan tersebut, termasuk siap menghadapi kondisi buruk sekalipun, salah satunya dengan siapkan logistik, termasuk, antisipasi telah dilakukan. Seperti halnya menyiapkan kantong berisi pasir (sand bag) hingga puluhan ribu karung.
“Kita siapkan sand bag, bukan hanya kami sebanyak 29 ribu tapi ada (Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana 17 ribu, Dinas Pusdataru Jateng 11 ribu,” tambahnya.
Tidak hanya itu, dari pihak BBWS Pemali Juwana juga menyiapkan mesin pompa sebanyak lima unit, PT Pelindo 13 unit pompa, dan dari sejumlah perusahaan di Tanjung Emas juga memiliki pompa untuk menangani rob.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.