Advertisement
Jokowi Yakin Indonesia Jadi Negara Maju pada 2045
Presiden Joko Widodo memberikan arahan saat memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/6/2022). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia akan menjadi negara maju pada 100 tahun kemerdekaannya atau tahun 2045, jika memiliki konsistensi kepemimpinan.
“Hitung-hitungan kami di 2045, apabila adanya konsistensi kepemimpinan dan keberanian untuk menghentikan ekspor bahan-bahan mentah, maka inshaAllah pada 2045 Indonesia berpotensi memiliki pendapatan per kapita sebesar US$21.000—US$27.000, Benar-benar kita sudah di posisi Negara maju” katanya di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).
Advertisement
Kendati demikian, Kepala Negara tidak menampik bahwa ada banyak tantangan untuk mencapai tujuan tersebut sehingga diperlukan pembangunan yang masif lintas sektor untuk mengatasinya.
“Kembali, tanpa gotong royong kita akan kesulitan menghadapi kompetisi global dan kompetisi terjadi di seluruh sektor dari hulu hingga hilir tidak hanya berkompetisi di bidang ekonomi dan bisnis, tetapi SDM, sains, dan teknologi, termasuk dalam menghadapi krisis pangan dan energi global,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Jokowi mendorong agar Indonesia terus memperkuat sikap gotong royong untuk membagun kemandirian pangan dan berdikari di urusan pangan dan ketahanan pangan.
“Setiap daerah harus memiliki keunggulan pangan sesuai dengan karakteristik tanahnya dan kondisi masyarakat serta tradisi makan warganya. Jangan dipaksa-paksa karena semua berbeda. Papua, misalnya, tanahnya cocok untuk menanam sagu, jangan dipaksa untuk makan nasi dan menanam padi. Jangan dipaksa untuk keluar dari karakternya, padahal sagu itu paling sehat karena gluten free,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
Advertisement
Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- DPRD DIY Ajak Warga Ponjong Disiplin Kelola Sampah dari Rumah
- GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket
- Prediksi Arema vs Persebaya: Agresif vs Pragmatis
- Bedah Buku Parenting di Bantul, Dorong Literasi dan Pola Asuh Anak
- Ini Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 28 April 2026
Advertisement
Advertisement








