Kasus Dosen Diduga Kirim Pesan Cabul di UIN Walisongo Diselidiki
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskow./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Rusia dilaporkan akan keluar dari organisasi dunia, yaitu World Health Organization (WHO) dan World Trade Organization (WTO) pada Selasa (17/5/2022).
Dilansir Euroweeklynews pada Kamis (19/5/2022), alasan Rusia ingin keluar lantaran kedua organisasi tersebut sudah tidak bermanfaat dan malah merugikan negara tersebut secara langsung. Alhasil, Rusia memberikan proposal tentang penarikannya dari WTO dan WHO.
Wakil Ketua Duma Rusia Pyotr Tolstoy mengatakan semua proposal akan dianalisis bersama dengan Dewan Federasi.
Menurutnya, perlu untuk meninjau kembali perjanjian-perjanjian yang merugikan bagi negara.
“Rusia telah menarik diri dari Dewan Eropa dan sekarang urutan berikutnya Rusia akan menarik diri dari WTO dan WHO, karena telah mengabaikan semua kewajiban mereka terhadap negara kita,” ujarnya dikutip dari Euroweeklynews pada Kamis (19/5/2022).
Seperti diketahui, negara-negara Barat mulai memberlakukan sanksi tegas kepada Rusia sebagai tanggapan atas operasi militer Rusia di Ukraina, yang diumumkan oleh Vladimir Putin pada 24 Februari 2022.
BACA JUGA: Ditanya Apakah Akan Nyalon di Pilwalkot Jogja? Begini Jawaban Heroe Poerwadi
Pihak berwenang Rusia yakin bahwa sanksi itu menghancurkan sistem aturan WTO terhadap Rusia. Dikabarkan, sekitar 14 anggota organisasi telah melucuti Rusia karena perbedaan perlakuan yang diberikan kepada negara lain.
Pada 21 Maret 2022, rancangan undang-undang tentang penarikan Rusia dari WTO sudah diajukan ke Duma Negara. Lalu, Ukraina juga memulai diskusi tentang penutupan kantor WHO di Moskow dan Pada 10 Mei, Komite Eropa WHO mengadopsi resolusi yang mengusulkan untuk menutup kantor organisasi di Moskow.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.