Duh, Baru 2,8% Masyarakat Indonesia yang Menyikat Gigi dengan Benar
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas dedikasi para pekerja saat Hari Buruh Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.
Dalam akun Instagram miliknya hari ini, Minggu (1/5/2022), Jokowi mengunggah sebuah poster kartun tiga pekerja dengan bidang yang berbeda-beda. Ketiganya membawa peralatan kerja masing-masing dengan tetap memakai masker.
Menurut presiden, perekonomian Indonesia berjalan karena dedikasi para buruh yang bekerja keras. "Roda perekonomian negara kita bergulir, bertumbuh, dan tetap bergerak maju -- bahkan di saat pandemi mendera dua tahun ini -- terutama karena kerja keras dari para pekerja di setiap bidang," tulis presiden dikutip Harianjogja.com, Minggu.
Ia pun berterima kasih kepada para buruh yang telah bersusah payah memajukan negara melalui karya di bidangnya masing-masing.
"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi untuk dedikasi Anda yang tiada henti," tutup Presiden.
Dari sekian banyak warganet yang merespons di kolom komentar, ada salah satu akun yang meminta agar gaji buruh dinaikkan. Hal itu untuk menghargai jasa para buruh.
"Naikin pak presiden penghasilan para buruh pak untuk menghargai jasa para buruh.terima kasih atas perhatian bapak kepada para buruh," tulis salah satu akun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo terbaru 2026 lengkap lokasi dan layanan sore, solusi praktis tanpa antre panjang.
Bus DAMRI Jogja ke Bandara YIA tarif Rp80.000. Cek jadwal terbaru 2026 dan rute lengkap menuju bandara tanpa transit.
SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 hadir hingga desa. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat uji coba di Florida. Video detik-detik ledakan viral di media sosial.
Derasnya arus media sosial dan konsumsi video pendek dinilai mulai memengaruhi kemampuan membaca serta daya analitik anak-anak dan remaja.