Advertisement

Polisi Sudah Kantongi Identitas Bos Binomo di Luar Negeri

Setyo Aji Harjanto
Kamis, 07 April 2022 - 23:07 WIB
Budi Cahyana
Polisi Sudah Kantongi Identitas Bos Binomo di Luar Negeri Indra Kenz, afiliator Binary Option Binomo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarkat saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022). - Antara/Laily Rahmawaty

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah mengantongi identitas bos aplikasi Binomo yang diduga berada di luar negeri.

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara mengatakan bos binomo adalah seorang warga negara asing (WNA) dan berada di luar negeri.

"Sudah ada, tapi warga negara asing, sedang berada di sana, di luar negeri," kata Chandra, Kamis (7/4/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Chandra tidak memperinci kewarganegaraan bos Binomo tersebut. Dia juga menyatakan bahwa polisi tidak bisa melakukan penangkapan terhadap WNA tersebut karena Binomo di luar negeri sudah legal.

"Belum masih didalami, karena kan terkait Binomo kalau di luar negeri kan soalnya legal. Bukan kewenangan otorisasi kita (penangkapan)," ucapnya.

Kendati demikian, kata Chandra, otak di balik Binomo berada di negara Rusia. "Sementara begitu ya (di Rusia)," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option Binomo.

Mereka adalah, Indra Kesuma alias Indra Kenz selaku afiliator, Brian Edgar Nababan selaku Manager Development Binomo, Wiky Nurhalim dan Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich selaku guru trading Indra Kenz.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ibu-Ibu Didorong Menggali Potensi Diri untuk Bangun Personal Branding, Beda dengan Pencitraan

Sleman
| Rabu, 28 September 2022, 10:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement