Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri Haflah Khotmil Qur'an dan Pengajian Umum Rojabiyah di Ponpes Al Mubarok Kabupaten Demak, Kamis (17/02/2022)./Istimewa
DEMAK—Covid-19 kini memasuki gelombang ketiga. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, berpendapat jumlah orang yang diserang Covid-19 kali ini, terbilang besar. Namun, kondisinya masih bisa dikendalikan.
"Sekarang ini gelombang ketiga. Kita tahu bahwa kenaikan penularan Covid-19 ini tidak sedikit. Saat saya rapat dengan pak Luhut (Menko Manives), dengan pemerintah pusat saya sampaikan di Jateng yang terpapar Covid-19 jumlahnya 1.200. Itu penambahan harian 800. Lima hari (kemudian), saya rapat lagi, saya sampaikan di Jateng sekarang sudah enam ribu. Beberapa hari kemarin, rapat lagi, laporan dari Jateng , saya sampaikan ke pusat sudah mencapai 19 ribu. Kenaikannya cepat," urainya saat menghadiri Haflah Khotmil Qur\'an dan Pengajian Umum Rojabiyah di Ponpes Al Mubarok Kabupaten Demak, Kamis (17/02/2022).
Meski jumlah yang terpapar tidak sedikit, namun tingkat keparahannya tidak seburuk gelombang sebelumnya. Salah satu indikatornya adalah tingkat keterisian tempat tidur, baik di rumah sakit maupun di isolasi terpusat.
"Dari kapasitas (tempat tidur) yang kita sediakan (dengan kondisi) belum maksimal, itu masih (terisi) kisaran 20 sampai 30 persen. Belum mencapai separuhnya," ujarnya.
Wagub mengatakan, tingkat keparahan kali ini tidak seperti tahun lalu karena salah satu faktornya adalah masyarakat sudah sadar pentingnya divaksin. Menurutnya, ini tidak terlepas dari peran tokoh di suatu daerah. Wagub menceritakan dalam lawatannya di berbagai daerah, ketika mengecek apakah masyarakat sudah divaksin, mereka merespon dengan bertanya balik, apakah tokoh panutannya sudah divaksin.
"Saya ucapkan terimakasih kepada para kyai, ibu nyai, dan tokoh masyarakat yang sampai sekarang, di tengah pandemi Covid-19, (membantu sehingga) kita bisa mengendalikan hingga sekarang. Ini semua berkat Anda sekalian. Alhamdulillah masyarakat Jateng banyak yang mau divaksin," ungkapnya.
Vaksinasi dapat mencegah terjadinya kefatalan saat terpapar Covid-19. Wagub menyebut kasus meninggal dunia karena Covid-19 pada gelombang ketiga ini sebagian besar karena faktor belum divaksin dan memiliki komorbid yang tidak terkontrol.
Bagi masyarakat yang memiliki gejala Covid-19, Wagub mengingatkan supaya tidak ragu untuk melapor ke puskesmas terdekat. Sehingga, pasien akan terkontrol dan mencegah meluasnya penularan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
PSM Makassar resmi melepas empat pemain, termasuk Reza Arya dan Alex Tanque, sebagai bagian perombakan skuad menuju Super League 2026/2027.
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Rekomendasi 12 mobil bekas keluarga paling bandel dan murah, mulai Toyota Kijang Kapsul hingga Innova, lengkap dengan kisaran harga dan tips membeli.
Kondisi Alex Marquez terus membaik usai cedera serius di MotoGP Catalunya 2026. Marc Marquez menyebut sang adik sudah mulai berlatih fisik dan siap menuju comeb
WhatsApp mulai menguji fitur panggilan suara dan video grup di WhatsApp Web. Pengguna dapat melakukan panggilan hingga 32 peserta langsung dari browser.