Mau Lolos CPNS 2026? Ini 5 Channel YouTube untuk Latihan Soal
Pendaftaran CPNS 2026 sekolah kedinasan dibuka Agustus. Simak 5 channel YouTube gratis untuk belajar TIU, TWK, TKP, SKD hingga SKB.
PeduliLindungi/Antara Foto-Zabur Kururu
Harianjogja.com, SOLO - Warga masyarakat yang telah mendapat dosis vaksin Covid-19 lengkap bisa segara mendapat vaksin booster. Status pemberian vaksin booster pun dapat dilihat di situs PeduliLindungi.
Bagi Anda yang sudah mendapat vaksinasi lengkap, diimbau untuk kembali mengunduh sertifikat vaksin booster.
Cara mengunduh sertifikat vaksin pun bisa dilakukan dengan mudah.
Apabila Anda ingin mengunduh sertifikat namun lupa dengan nomor telepon yang didaftarkan, ini cara mudah mengakalinya:
1. Buka situs resmi PeduliLindungi, pedulilindungi.id, melalui browser yang Anda miliki.
2. Masuk ke dalam akun yang Anda punya. Masukkan Nama dan NIK.
3. Klik ikon di pojok kanan atas yang ada nama Anda. Pilih \'Sertifikat Vaksin\'
4. Setelah itu akan muncul nama Anda dan sertifikat vaksin yang telah diberikan oleh Kemenkes.
5. Klik kanan atau klik lama hingga muncul pilihan \'download\' atau \'unduh\'.
Nah, sertifikat vaksin Anda akan secara otomatis terunduh dan tersimpan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pendaftaran CPNS 2026 sekolah kedinasan dibuka Agustus. Simak 5 channel YouTube gratis untuk belajar TIU, TWK, TKP, SKD hingga SKB.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.