Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Ilustrasi demam/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia terus melonjak. Anda perlu waspada karena orang yang terinfeksi varian Omicron memiliki gejala persis seperti flu biasa, yaitu batuk dan demam.
Varian Omicron sendiri merupakan versi mutan dari strain asli virus Corona yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2019.
Sebuah studi aplikasi yang berbasis di Inggris baru-baru ini mengungkapkan bahwa varian Omicron menyebabkan gejala seperti pilek ringan, yang membuatnya sulit untuk dideteksi, terutama di musim dingin.
Para peneliti Inggris mengatakan gejala Omicron lebih mirip flu biasa dibandingkan varian sebelumnya. Gejala Omicron juga serupa, baik untuk orang yang sudah atau belum divaksinasi. Hidung meler, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan merupakan empat gejala Omicron yang cukup umum.
Sementara itu, tubuh menggigil dan demam, kehilangan penciuman dan pengecapan atau anosmia gejala yang kadang muncul dari varian mutan. Meski gejala flu biasa dan Covid-19 serupa, namun kondisi kesehatan keduanya tidak sama. Pasalnya, penyakit flu dan Covid-19 disebabkan oleh virus yang berbeda.
BACA JUGA: Barang Mewah Sejumlah Merk Ini Disebut akan Lebih Mahal di 2022
Seperti diketahui, flu biasa disebabkan oleh rhinovirus. Adapun, Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2, virus Corona yang pertama kali muncul pada akhir 2019.
Meski varian Omicron menimbulkan gejala layaknya flu ringan, namun hal ini tidak boleh dianggap enteng. Virus Corona menyebabkan infeksi yang jauh lebih parah yang mempengaruhi beberapa organ pada satu waktu.
Kecerobohan atau keterlambatan dalam perawatan bahkan bisa berakibat fatal. Jadi, tetap kenakan masker Anda setiap saat, melakukan vaksinasi booster, dan ikuti semua protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judol. Simak cara mengajukan sanggahan melalui aplikasi SIKS-NG.
BNPT mencatat 620 anak usia 11-18 tahun terpapar paham kekerasan dan radikalisme melalui media sosial hingga 26 Agustus 2026.
SPBU Mlati membatasi pembelian Pertalite 5 liter untuk motor. Pertamina menyebut kebijakan itu membantu mengurangi antrean dan menjaga kuota.
AS memperingatkan ekonomi Iran bisa runtuh dalam hitungan minggu atau bulan akibat tekanan sanksi yang terus diperketat.
DPRD Bantul mendorong tambahan anggaran APBD Perubahan 2026 untuk mengantisipasi kekeringan dan karhutla selama kemarau.