Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur, beserta jajarannya mengunjungi rumah korban talud longsor di RT 04 RW 03 Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kamis (27/1/2022). /Ist
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur, beserta jajarannya mengunjungi rumah korban talud longsor di RT 04 RW 03 Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kamis (27/1/2022). Dua rumah milik warga itu mengalami kerusakan, terutama di bagian ruang tamu akibat tertimpa meterial longsor berupa batu dan tanah.
“Kedatangan kami untuk membantu, mencarikan solusi, dan menyelesaikannya. Kita bisa ikutkan keluarga ini untuk mendapatkan program bantuan rumah tak layak huni (RTLH),” kata Dokter Aziz, disela-sela kunjungan.
Ia menjelaskan, bencana longsor itu membuat dua rumah rusak. Rumah milik Suryadi, 48, rusak karena tertimpa talud rumah milik Basir.
“Dua rumah rusak, karena yang bawah tertimpa talud sedangkan yang atas rumahnya bongkah. Memang melihat kondisi di sini (Wates) struktur tanahnya miring dan rawan longsor,” ujarnya.
Sebagai bentuk respons pemerintah, pihaknya membantu korban dalam bentuk program dan kebijakan. Rencananya dua rumah tersebut akan dibangun melalui program subsidi rumah layak huni Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Magelang.
Selain itu, akan diupayakan juga bantuan perbaikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Magelang.
“Saya minta Bu Lurah untuk segera menyelesaikan proses administrasi, termasuk sertifikat dan lain sebagainya, supaya segera diuruskan dan dibangun kembali. Dua rumah ini masuk dalam kategori rumah tak layak huni (RTLH) karena hanya memiliki satu kamar saja,” ungkapnya.
Suryadi, korban longsor, mengaku bahagia saat Dokter Aziz dan jajarannya menyambanginya. Terlebih rumahnya yang rusak akan segera mendapat bantuan renovasi.
Baca juga: Prokompim Kota Magelang Berkunjung ke Harian Jogja, Ini yang Dibahas
“Sangat senang. Karena terus terang saya dan keluarga khawatir. Takut kalau ada longsor susulan,” jelas Supriyadi.
Rumahnya sendiri dihuni dua keluarga terdiri dari istri dan dua anaknya. Sedangkan rumah di sebelahnya ditinggali adiknya.
“Longsor terjadi dua kali. Yang pertama tanggal 24 Januari habis subuh, yang kedua tanggal 25 pukul 16.00. Beruntung saat longsor kami tidak berada di ruang tamu,” ujarnya.
Akibat longsor, satu keluarga itupun untuk sementara tinggal di rumah adiknya yang lokasinya berhimpitan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
BPOB menggandeng influencer India untuk mempromosikan destinasi wisata Jogja dan Jawa Tengah melalui kunjungan 2–6 November 2026.
Pemkab Gunungkidul menambah Rp5,5 miliar untuk iuran BPJS Kesehatan setelah mereaktivasi 35.413 peserta yang kepesertaannya dibekukan.
Bulog Kanwil Yogyakarta memperkuat penyaluran jagung SPHP dan penyerapan telur untuk membantu peternak ayam petelur skala mikro.
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.
Pemprov Jateng melibatkan kader posyandu untuk mempercepat registrasi Perlinsos Digital. Saat ini, sekitar 2 juta KK telah terdaftar.