Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Tangkapan layar ratusan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, terlibat bentrok dengan anggota kepolisian dan TNI, Jumat (23/4/2021). [Instagram @wadas_melawan]
Harianjogja.com, JOGJA--Konflik penguasaan lahan untuk kepentingan material tambang di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah makin memanas.
Instagram terverifikasi warga Desa Wadas wadas_melawan menginformasikan wilayah ini menjadi pantauan polisi. Bahkan aparat mengerahkan pesawat tanpa awak atau drone untuk memantau pergerakan warga di kawasan ini.
"Hari ini, Sabtu 15 Januari 2022, terlihat mobil polisi yang melintas di Wadas dan drone yang terbang memutari Wadas," kata informasi yang disampaikan oleh akun wadas_melawan, dikutip Harianjogja.com, Minggu (16/1/2022).
Warga curiga, praktik pengintaian aparat menggunakan drone itu terkait dengan rencana pengukuran lahan di Desa Wadas untuk lokasi proyek tambang batuan andesit.
"Bisa jadi ini untuk memantau situasi dan kondisi Wadas untuk melihat peluang agar bisa merangsek masuk ke Wadas melakukan pengukuran," kata akun tersebut.
Seperti diketahui, lahan subur Desa wadas menjadi incaran pemerintah untuk proyek raksasa Bendungan Bener Purworejo. Agenda proyek strategis nasional (PSN) itu rencananya dibangun dengan menggunakan material tambang yang diambil dari Desa Wadas.
Proyek yang akan mengambil ratusan hektare lahan itu ditolak warga, karena selama ini ratusan hektare lahan itu menjadi sumber penghidupan warga Desa Wadas.
BACA JUGA: Gedung SDN Lempuyangwangi Jogja Terbakar
"Tapi kami tidak tinggal diam, kami terus siaga melakukan penjagaan. Kami tidak takut, kami terus konsisten menjaga bumi Wadas dari segala upaya pertambangan yang akan merusak bumi Wadas," kata akun tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Bendungan bener yang diklaim bakal menjadi bendungan tertinggi di Indonesia ini akan mengalirkan air tak hanya untuk wilayah di Jawa Tengah. Namun juga menjadi pemasok kebutuhan air di Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulonprogo, DIY.
Hingga informasi ini dilansir, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait rencana pengukuran lahan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.