Advertisement
BMKG: 9 Kota Besar Hujan Saat Malam Tahun Baru, Termasuk Jogja
/Ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian kota besar di Indonesia diguyur hujan ringan pada saat malam tahun baru.
Adapun kota besar yang diperkirakan akan mengalami hujan ringan pada malam Tahun Baru 2022, yakni Denpasar, Palangkaraya, Ambon, Ternate, Kupang, Manokwari, Pekanbaru, Kendari, dan Medan.
Advertisement
Sementara yang diperkirakan hujan sedang pada malam hari, yakni Semarang dan Surabaya. Kota yang diperkirakan hujan lebat disertai petir adalah Mamuju, Jambi dan Samarinda.
Sedangkan kota yang diperkirakan berawan, yakni Palembang, Padang, Manado, Makassar, Jayapura, Mataram, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Bengkulu, dan Serang.
BACA JUGA: PENATAAN KAWASAN JOGJA: Mundur Munggah Madhep Kali
Kota besar yang diperkirakan cerah berawan pada malam pergantian tahun, yakni Banda Aceh, Gorontalo, Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Pangkal Pinang, dan Tanjung Pinang. Jakarta Pusat menjadi satu-satunya daerah yang diperkirakan cerah pada malam pergantian tahun.
Pada dini hari, sebagian kota besar juga diperkirakan mengalami hujan ringan dan berawan, di antaranya Bengkulu, Yogyakarta, Jambi, Semarang, Tarakan, Ambon, Kupang, dan Pekanbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Wisatawan Kulonprogo Digulung Ombak di Pantai Watukodok, Kaki Terluka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Ini Hasilnya
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Dana Nasabah Mulai Kembali, Kasus BNI Aek Nabara Dikebut
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini 19 April 2026, Berangkat Sejak Subuh
- Internet Tak Sekadar Hadir, Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas
- OTT Kepala Daerah Terus Bertambah, Motifnya Tak Melulu Biaya Politik
Advertisement
Advertisement








