Advertisement
Mengais Batu & Kerikil Semeru, Risma Dikritik Merepotkan Banyak Orang

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Sekretaris BUMN Said Didu melontarkan kritik tajam kepada Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menurutnya merepotkan saat mengunjungi lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Said Didu mengomentari aksi Risma mengais batu dan kerikil menggunakan tangan kosong untuk menutupi jalan yang berlubang. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Mensos Risma tidak patut untuk ditiru.
Advertisement
BACA JUGA: Soal Semeru, Mbah Rono Minta Risma Tidak Perlu Marah-Marah
“Jangan mencontoh kerja seperti ini – jelas lambat dan hanya merepotkan banyak orang,” cuit Said Did lewat akun Twitter @msaid_didu, Selasa (7/12/2021).
Pada video yang dilampirkan, terlihat Mensos Risma didampingi seorang lelaki berbaju hitam memunguti batu kerikil sambil hujan-hujan. Terlihat pula lelaki berbaju kemeja merah membantu Mensos Risma menggunakan cangkul.
Jangan mencontoh kerja seperti ini - jelas lambat dan hanya merepotkan banyak orang. https://t.co/b290tNO8Kd
— Muhammad Said Didu (@msaid_didu) December 6, 2021
Pernyataan tersebut juga turut diberi tanggapan oleh netizen di kolom komentar. Salah satunya Koordinator Relawan Anies Baswesan La Ode Basir. Ia mengatakan tak seharusnya level menteri melakukan hal seperti itu.
“Apa ga ada cangkul atau skop. Menteri baiknya berpikir dan bertindak besar, level menteri,” ujar La Ode Basir.
Namun, ada juga yang memuji eks Walik Kta Surabaya itu. “Gaya kerja bu Risma ya memang begitu dan faktanya dia berhasil lihatlah kota Surabaya,” ujar netizen lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement

Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bikin Septitank, Penyintas Gunung Lewotobi Temukan 16 Granat
- One Way dan Contraflow Bakal Diterapkan Saat Arus Balik, Ini Waktunya
- Jumlah Laka dan Korban Jiwa Saat Arus Mudik Lebaran Turun 30%
- Hingga H+1 Lebaran, Lebih dari 2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
- Senator Amerika Serikat Berpidato 25 Jam, Kecam Presiden Trump
- Awasi WNA di Indonesia, Pengelola Penginapan Wajib Laporkan Keberadaan Tamu Asing Lewat APOA
- Kementerian Kehakiman Korsel Beri WNI Ini Penghargaan Atas Aksi Heroiknya
Advertisement
Advertisement