Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Tangkapan layar unggahan tentang viral saling balas tweet warganet dengan petugas Fox. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA-- Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi tragedi yang dramatis. Banyak video tentang erupsi dan evakuasi warga beredar di dunia maya. Rupanya, bencana ini perhatian publik tidak hanya di Tanah Air tetapi juga di luar negeri.
Ini terbukti saat sebuah Fox, media massa berbasis di New York, Amerika Serikat tertarik untuk menggunakan sebuah video tentang dampak erupsi Gunung Semeru, yang dibuat oleh warganet asal Kota Surabaya, Jawa Timur.
Video yang dimaksud berisi tentang hujan pasir dampak erupsi Gunung Semeru. Video tersebut diunggah oleh akun @dewalangit_ di media sosial twitter pada Sabtu (4/12/2021) pukul 03.53 WIB.
Baca juga: Begini Arahan Jokowi untuk Penanganan Bencana Erupsi Gunung Semeru
"Pertama kali ngerasain ujan plus pasir akibat semeru erupsi. air terjun tumpak sewu," tulisnya.
Beberapa jam kemudian, petugas bagian redaksi Fox dengan nama akun @DevinZapka meminta izin menggunakan video tersebut. Ia meminta izin melalui kolom komentar.
"Did you take this video? Can Fox Weather, Fox News Network, LLC & Fox News Edge affiliates use on all platforms w/ credit? Do we need anyone else’s permission?" tulis akun @DevinZapka, yang artinya "Apakah Anda mengambil video ini? Bisakah afiliasi Fox Weather, Fox News Network, LLC & Fox News Edge digunakan di semua platform dengan kredit? Apakah kita memerlukan izin orang lain?"
Rupanya, pemilik video tidak keberatan dengan permintaan Fox. Ia pun membalas komentar tersebut. Namun, bukannya membalas dengan bahasa Inggris, ia malah menggunakan bahasa campuran Jawa dan Indonesia.
Baca juga: Ini Barang-barang Dibutuhkan Warga Korban Erupsi Gunung Semeru
"Rek balas bahasa enggres yokpo? Iyo aku seng jupuk videone, sok atuh ambil aja. Gosah permisi2an," tulis @dewalangit_ yang artinya "Mengapa membalas dengan Bahas Inggris? Iya saya yang mengambil videonya, silakan ambil saja, tidak usah pakai permisi.
Mendapatkan jawaban dengan bahasa Jawa, @DevinZapka pun kemudian membalas kembali dengan bahasa yang sama. Salutnya, ia bahkan menggunakan bahasa Jawa yang halus.
"Apa FOX Weather duwe idin kanggo nggunakake udhara kanthi kredit kanggo sampeyan?" tulis @DevinZapka yang artinya apakah Fox Weather punya izin menggunakan unggahan dengan kredit nama Anda?"
Akun @dewalangit_ pun kembali membalas, namun kali ini menggunakan Bahasa Indonesia. "Yaa, silahkan aja. Saya pribadi yg ngambil. Jago bener bahasa jawanya nih orang," tulisnya.
Saling balas tweet ini pun menarik perhatian warganet. Tangkapan layar saling balas tweet ini kemudian menjadi viral di Twitter. Seorang warganet kemudian membantu mereka memperjelas situasi.
"Ngakak. Btw he said yes you can use it, in case you still didn’t know what is his answer. The video was taken by himself. And he said that your javanese is awesome," tulis @imnotslothamiin, yang artinya "Ngakak. Ngomong-ngomong, dia bilang ya kamu bisa menggunakannya, kalau-kalau kamu masih tidak tahu apa jawabannya. Video itu diambil sendiri. Dan dia bilang bahasa jawamu luar biasa,".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.