SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Tangkapan layar unggahan tentang viral saling balas tweet warganet dengan petugas Fox. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA-- Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi tragedi yang dramatis. Banyak video tentang erupsi dan evakuasi warga beredar di dunia maya. Rupanya, bencana ini perhatian publik tidak hanya di Tanah Air tetapi juga di luar negeri.
Ini terbukti saat sebuah Fox, media massa berbasis di New York, Amerika Serikat tertarik untuk menggunakan sebuah video tentang dampak erupsi Gunung Semeru, yang dibuat oleh warganet asal Kota Surabaya, Jawa Timur.
Video yang dimaksud berisi tentang hujan pasir dampak erupsi Gunung Semeru. Video tersebut diunggah oleh akun @dewalangit_ di media sosial twitter pada Sabtu (4/12/2021) pukul 03.53 WIB.
Baca juga: Begini Arahan Jokowi untuk Penanganan Bencana Erupsi Gunung Semeru
"Pertama kali ngerasain ujan plus pasir akibat semeru erupsi. air terjun tumpak sewu," tulisnya.
Beberapa jam kemudian, petugas bagian redaksi Fox dengan nama akun @DevinZapka meminta izin menggunakan video tersebut. Ia meminta izin melalui kolom komentar.
"Did you take this video? Can Fox Weather, Fox News Network, LLC & Fox News Edge affiliates use on all platforms w/ credit? Do we need anyone else’s permission?" tulis akun @DevinZapka, yang artinya "Apakah Anda mengambil video ini? Bisakah afiliasi Fox Weather, Fox News Network, LLC & Fox News Edge digunakan di semua platform dengan kredit? Apakah kita memerlukan izin orang lain?"
Rupanya, pemilik video tidak keberatan dengan permintaan Fox. Ia pun membalas komentar tersebut. Namun, bukannya membalas dengan bahasa Inggris, ia malah menggunakan bahasa campuran Jawa dan Indonesia.
Baca juga: Ini Barang-barang Dibutuhkan Warga Korban Erupsi Gunung Semeru
"Rek balas bahasa enggres yokpo? Iyo aku seng jupuk videone, sok atuh ambil aja. Gosah permisi2an," tulis @dewalangit_ yang artinya "Mengapa membalas dengan Bahas Inggris? Iya saya yang mengambil videonya, silakan ambil saja, tidak usah pakai permisi.
Mendapatkan jawaban dengan bahasa Jawa, @DevinZapka pun kemudian membalas kembali dengan bahasa yang sama. Salutnya, ia bahkan menggunakan bahasa Jawa yang halus.
"Apa FOX Weather duwe idin kanggo nggunakake udhara kanthi kredit kanggo sampeyan?" tulis @DevinZapka yang artinya apakah Fox Weather punya izin menggunakan unggahan dengan kredit nama Anda?"
Akun @dewalangit_ pun kembali membalas, namun kali ini menggunakan Bahasa Indonesia. "Yaa, silahkan aja. Saya pribadi yg ngambil. Jago bener bahasa jawanya nih orang," tulisnya.
Saling balas tweet ini pun menarik perhatian warganet. Tangkapan layar saling balas tweet ini kemudian menjadi viral di Twitter. Seorang warganet kemudian membantu mereka memperjelas situasi.
"Ngakak. Btw he said yes you can use it, in case you still didn’t know what is his answer. The video was taken by himself. And he said that your javanese is awesome," tulis @imnotslothamiin, yang artinya "Ngakak. Ngomong-ngomong, dia bilang ya kamu bisa menggunakannya, kalau-kalau kamu masih tidak tahu apa jawabannya. Video itu diambil sendiri. Dan dia bilang bahasa jawamu luar biasa,".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.